Pengalaman Jadi Volunteer di Russia!

Januari 2015, aku dapet kesempatan untuk melakukan volunteer project di Moscow, Russia. Di sana, aku jadi volunteer untuk ngajar bahasa Inggris dan memperkenalkan budaya Indonesia di sebuah TK di sana. Project ini dilaksanakan selama sebulan. Tapi, kadang ada juga yang 2 bulan.

Awal mula aku bisa jadi volunteer di Moscow adalah aku daftar jadi Exchange Participant (EP) di organisasi AIESEC. Nama programnya adalah Global Community Development Program. Dimana, EP dari berbagai negara di dunia bisa melakukan program volunteer di luar negeri. Biasanya, akan dipilih ke negara-negara berkembang.

Aku ke Moscow berdua sama temenku, Arini. Dia kebetulan juga EP AIESEC UI dan kebetulan kita dapet di project dan negara yang sama. Awalnya sih ga kenal sama sekali sama Arini. Tapi, karena sebulan penuh sama dia terus, kita jadi deket, bahkan sahabatan sampe sekarang 🙂

Kami berangkat dengan maskapai Lufthansa. Jujur, pesawatnya enak banget. Tapi, transitnya agak jauh, di Frankfurt.

Aku di Russia ngajar di TK Vunderkindiki. Lokasinya di Zheleznodorozhny. Ga jauh dari Moscow, tapi letaknya di luar Moscow. Yaa.. kayak Depok sama Jakarta.

Pengalaman volunteer di Russia itu pengalaman pertama aku sebulan di luar negeri. Biasanya kan cuma beberapa minggu. Jadi, tentunya ada hal-hal yang aku khawatirkan.

Pertama, aku ke sana pas lagi winter. You know what? Russia itu salah satu negara dengan title “the worst winter”. Daan.. bener aja. Emang dingin banget. Saljunya bener-bener tebel. Bahkan pernah juga sampe -22 derajat celcius. Makanya, aku harus siap sama perlengkapan musim dingin. Aku beli coat di Russia. Karena kualitasnya lebih bagus dan tahan dingin. Beda banget kalo beli di beberapa toko asal mancanegara di Indonesia.

Selama di Moscow, kalo weekdays aku nginep di TK. Untungnya di sediain kamar di sana. Kalo weekend aku biasanya makan di KBRI Moscow, terus lanjut jalan-jalan ke kota lain di Russia bareng sama Arini. Oh iya, aku sama Arini beda TK. Arini ngajar di kota lain yang deket Moscow juga. Kalo di TK Vunderkindiki, aku berdua sama EP dari China, namanya Yong Wei.

Karena aku ngajar anak TK, otomatis harus bikin mereka tertarik. Jadi, aku dari Indonesia udah prepare bawa stickers, stamps dan spidol warna-warni. Aku juga bawa makanan khas Indonesia dan mainan tradisional-nya, jadi aku bisa perkenalkan Indonesia ke murid-muridku, maupun guru-guru di sana.

TK Vunderkindiki suasananya nyaman banget. Aku guru-guru-nya baik, anak-anak muridnya pun lucu-lucu dan pinter.

Enaknya, aku berasa jadi local people. Karena aku bener-bener tinggal sama orang Russia-nya dan makan makanan Russia. Untungnya aku cocok-cocok aja sama makanannya.

Biasanya, aku buka kelas dengan lagu. Aku selalu ajak murid-murid-ku belajar nyanyu lagu berbahasa Inggris, sambil joget-joget, hahaha. Jadi, mereka semangat.

My lovely student, Sascha <3

Ada juga waktu kami belajar bikin cookies.

Making cookies with my students

Aku dan murid-muridku juga ada kegiatan outdoor. Kami main salju bareng >.<

My students <3

 

Main salju sama murid-muridku

Hari terakhir, guru-guru di TK ngadain farewell party buat aku dan Yong Wei. Kami diajarin untuk nari tarian tradisional Russia. Terus, murid-muridku juga bacain puisi buat aku dan Yong Wei <3

Performing Russian dance

Farewell party

Dipeluk sama murid-muridku <3

With the teachers

Itu dia pengalamanku melakukan volunteer project di Moscow, Russia. Aku banyak dapet pelajaran, pengalaman baru, dan temen baru. It was an unforgettable experience for me :’) Seneng dan bersyukur selama di sana diterima dan diperlakukan seperti keluarga.

Semoga ceritaku ini menginspirasi kalian ya! 😀

Next, aku akan cerita petualanganku di kota-kota lainnya di Russia.

 

2 replies
  1. mario
    mario says:

    kak apa aja sih syaratnya agar bisa daftar volunteer dan apa aja yg kita dapat dari volunteer itu sendiri tolong di bales makasih😊:)

    Reply
    • admin
      admin says:

      Hi, maaf sekali baru balas, ya. Syaratnya paling bikin essay kemudian kirim CV, terus nanti ikut seleksi interview. Aku banyak banget dapet pengalaman baru dari volunteer, apa lagi di luar negeri. Karena bisa dapet pengalaman baru, ketemu orang-orang dan temen-temen baru, & belajar survive di negara lain 🙂

      Reply
  2. LeviBig
    LeviBig says:

    Hello. I have checked your petite-traveller.com and i
    see you’ve got some duplicate content so probably it is the reason that you don’t rank hi in google.

    But you can fix this issue fast. There is a tool that rewrites articles like
    human, just search in google: miftolo’s tools

    Your comment is awaiting moderation. Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *