Misi Budaya ke Portugal

Hi! Pada post kali ini, aku akan share pengalamanku mengikuti misi budaya di Portugal.

Summer 2015, aku mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia di festival budaya internasional, Folk Cantanhede dan Festi de Maiorca. Keduanya diadakan di 2 kota di Portugal, yaitu, Cantanhede dan Maiorca. Masing-masing festival menghabiskan waktu selama 2 minggu.

Aku dan delegasi Indonesia lainnya membawakan 7 tarian. Dari 24 orang, dibagi untuk menjadi penari dan pemain musik. Aku kebetulan dipilih untuk membawakan tari Betawi dan Enggang. Kami semua berlatih selama 6 bulan. Tapi ga kerasa tiba-tiba udah waktunya berangkat.

Tari Betawi

Tari Betawi

Misi budaya itu, kita ga bisa bawa banyak barang di koper, karena harus bagi space untuk kostum, aksesoris, makeup, dan alat musik. Selebihnya aku cuma bawa baju seperlunya dan deterjen buat nyuci baju, hehe.

Kami selama mengikuti festival tinggal di dorm yang telah disediakan oleh panitia. Jadi, semua serba bareng-bareng. Yaa mirip sama asrama deh. Tapi, aku betah, karena temennya asik-asik. ^^

Di sana, aku juga bisa membangun network dan mendapatkan temen baru. Karena banyak perwakilan-perwakilan dari negara lain juga.

Kami juga sempet masuk koran Portugal loh!

Masuk koran Portugal 😀

Hal yang paling aku suka pas lagi misi budaya itu, kalo liat penari dari negara lain perform. Suka banget liatnya! Karena bajunya lucu-lucu dan unik, tariannya juga!

Oh iya, misi budaya itu, ga mesti kita tampil di panggung. Tempat perform akan selalu berbeda setiap harinya. Misalnya kadang tampil di lapangan, di panti jompo, atau di supermarket. Karena, tujuan dari misi budaya adalah memperkenalkan budaya negara kita. Jadi, dimana pun tempatnya, kami harus tampil bagus dan menarik.

Makeup juga harus siap terus! Sama cepol/sanggul. Penting banget untuk bisa makeup dan sanggul sendiri. Untungnya, sebelum keberangkatan, kami udah dilatih 🙂

Tari Enggang

Tari Enggang

Menurutku, pengalaman paling berkesan pas perform di sana adalah pas kami perform di panti jompo. Bayangin deh, orang tua yang ada di sana itu, ga ada hiburan, lebih banyak waktu di dalem ruangan. Makanya, begitu kami nari di sana, mereka luar biasa senengnya. Mereka merasa terhibur banget. Bahkan ada yang sampe nangis dan pipiku juga sempet dicium sama salah satu nenek di sana >.<. Jadi kami ngerasa terharu banget, sekaligus seneng dan bersyukur bisa menghibur mereka.

Makeup by me 😀

Anyway, biasanya penari Indonesia jade sorotan loh, karena kostum kita yang luar biasa unik dan tarian kita yang ga biasa. Penonton banyak terkesan sama tarian yang kami bawakan, apalagi tari Piring. Mereka sampe standing applause waktu liat kiuta bisa pegang piring ga pecah-pecah, hehe. Tuh, terbukti kan, kalo budaya Indonesia itu luar biasa!

Daaan, senengnya lagi, aku masuk di poster Folk Cantanhede 2016! Hehehe (norak) >.<

Yeay, masuk poster :p

Nah, itu dia cerita pengalamanku megikuti misi budaya di luar negeri. Alhamdulillah, bangga banget bisa mewakili Indonesia di ajang internasional dan bisa memperkenalkan budaya Indonesia. Sebagai anak muda, aku merasa sudah menjadi kita kewajiban untuk menjaga dan melestarikan budaya Indonesia dan mengharumkan nama bangsa kita.

Yuk, mumpung masih muda, ikut ajang internasional untuk memperkaya pengalaman, mengharumkan nama Indonesia, sekaligus menjelajah dunia 🙂

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *