International Conference in Hong Kong

Hi!
Pada post kali ini, aku akan cerita soal pengalamanku ikut konferensi internasional di Hong Kong. Augustus 2016, aku dapet kesempatan untuk hadir di Harvard Asia Conference setelah melalui dua tahap seleksi. Walaupun namanya Harvard Asia Conference, tapi sebenernya pesertanya terbuka buat siapa aja, ga cuma orang Asia. Banyak juga yang dateng dari Afrika, Australia, Eropa, USA dll.
Aku berangkat ke Hong Kong dengan maskapai Cathay Pacific, Maskapai ini emang punya Hong Kong. Waktu itu tiketnya Rp 4,973,000. Aku pake Cathay karena gak pake transit dan kualitasnya emang bagus.
Conference-nya waktu itu diadakan di Chinese University of Hong Kong, di daerah Tsim Tsa Tsui. Aku nginep hotel Grad Hyatt deket situ. Cuma 5 menit jalan ke kampusnya. Emang agak mahal nginep di sana, tapi, since penginapan yang ditawarkan sama pihak HPAIR (Harvard Project of Asian and International Relations) cuma dorm di kampus dan hotel Grand Hyatt itu yang paling deket sama kampus, aku pilih hotel. Karena kalo di dorm kan apa-apa bareng-bareng. Kamar mandinya, tidurnya, dll. Kalo buat libuaran, gapapa. Tapi kalo buat conference, aku mau fokus. Jadi pilih tempat yang lebih nyaman. hehe
Kami conference selama 5 hari. Hari pertama sih cuma check-in dorm di kampus, daftar ulang, dan opening ceremony. Di sana, kami dibagi menjadi beberapa track. Track itu semacam bidang atau issue yang akan didiskusikan ketika conference. Aku ada di track Humanitarian Affairs.
Di sana, aku ketemu sama banyak mahasiswa Indonesia. Sebenernya kami udah bikin group line sebelumnya. Jadi, kemana-mana kami selalu janjian bareng. Waktu opening ceremony, kami semua pertama kali ketemu. Yaa saling kenalan dan ngobrol. Ga cuma sama Indonesian delegates aja, tapi sama delegasi dari negara lain. Speakers yang hadir di opening ceremony bagus-bagus banget! Seperti misalnya mantan perdana menteri Korea, Dr. Han Leung-soo, noble prize winner 2011, Tawakkol Karman, dll.
Selama conference berlangsung, kami di setiap track, mendiskusikan masalah yang sedang terjadi di dunia. Kalo di track aku, humanitarian affairs, kami membahas tentang perbudakan yang masih berlangsung di beberapa negara. Kami juga dibagi ke beberapa kelompok untuk menyelesaikan sebuah study case tentang pembangunan stadion di Qatar untuk FIFA World Cup 2022 yang dibangun dengan tenaga kerja orang-orang yang diperlakukan seperti budak. Kami diberi waktu selama 4 hari untuk membuat solusi untuk study case, berupa slide presentasi. Di hari terakhir, kami akan dipilih finalisnya, dan yang menang akan diumumin di closing ceremony. Hadiah untuk pemenang study case setiap track akan dapet kesemptakan magang di berbagai institusi di luar negeri. Kalo di track aku, bisa dapet kesempatan magang di Liberty Asia.
Selain study case, kami juga ada panel, yaitu dimana akan ada beberapa speaker, dan kami sebagai peserta conference boleh bertanya apa aja. Terus juga ada seminar dengan banyak speaker yang kece-kece.
Sejujurnya di sana ada rasa jiper juga ketemu sama mahasiswa-mahasiswa dari mancanegara. Karena mereka kuliah di tempat yang keren-keren banget. Ada yang di Harvard, Columbia University, LSE, UCL, dll. Tapi gapapa, itu enaknya ikut conference. Kita jadi bisa memperluas networking! 😀
Ga cuma conference aja, kami juga ada acara international night, dimana setiap negara akan disediain booth untuk didesain, dan memperkenalkan budaya kami. Kayak misalnya traditional clothes, foods, etc. Senengnya, orang-orang Indonesia tuh emang selalu hangat dan seru. Di sana kami kompak banget. Baru beberapa hari aja rasanya kayak keluarga. Apalagi pas international night, kami juga kompak bikin booth Indonesia jadi menarik 😀
Tim Indonesia di HPAIR, Hong Kong
Pas international night, setiap negara juga boleh menampilkan tarian, nyanyian khas negara tsb. Dari Indonesia, temen kami, Zahra dan Jessica menampilkan tarian Lenggang Nyai.
Kami juga ada acara pergi bareng temen-temen delegasi yang lain. Misalnya pas acara kuliner. Abis conference kami dinner bareng-bareng di beberapa tempat di Hong Kong. Seru banget!
Di hari terakhir, ada closing ceremony, yang mana juga ada dinner. Jadi semua dandan ada fancy, nih.
Itu dia cerita pengalamanku ikut konferensi internasional di Hong Kong. Super seru! dan pengen lagi! hahaha Semoga kalian terinspirasi yaa. Next post, aku akan cerita tentang liburanku di Hong Kong 🙂
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *