Cara Daftar dan Tips Keterima di Universitas di Luar Negeri

Halo!

Di post kali ini aku akan share tentang pengalaman dan tips gimana caranya untuk daftar dan keterima di Universitas di luar negeri. Terutama bagi kalian yang mau ngambil S2 atau master 🙂

Tahun lalu, aku lulus S1 dari FISIP Universitas Indonesia. Niatnya sih mau langsung lanjut S2. Tapi takdir berkata lain. wkwkwk

Dan tahun lalu juga, alhamdulillah aku keterima di tiga universitas; New York University (NYU), University of Birmingham, dan University of Leeds. Dari pengalamanku ini aku mau sharing ke kalian langkah-langkah yang dibutuhkan bagi kalian yang mau lanjut kuliah di luar negeri 😀

  1. Menentukan jurusan atau program yang akan diambil
  2. Cari informasi tentang universitas di luar negeri yang punya program tsb. Biar gampang, bisa liat di  QS World University Ranking di website itu, kita bisa cari tau tentang peringkat universitas di dunia, peringkat universitas di masing-masing negara, dan peringkat universitas berdasarkan subject atau program-nya.
  3. Lihat kurikulum, pengajar, dan alumninya. Hal-hal ini penting, karena menggambarkan kualitas dari program dan universitas tersebut.
  4. Pertimbangkan negaranya. Kenapa ini penting? Karena beda negara beda bahasa, lingkungan, musim, dan budaya. Juga, pertimbangkan kota lokasi universitas yang kalian inginkan. Karena bisanya kota-kota besar memerlukan living cost atau biaya hidup yang besar.
  5. Lihat requirements dari program yang kamu inginkan. Dokumen apa aja yang dibutuhkan? Secara general, bisa dilihat di poin selanjutnya.
  6. Bikin akun di portal. Biasanya pas kita mau daftar, di website program dari universitas itu, kita disuruh bikin akun portal di mana kita bisa meng-upload dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk daftar universitas.
  7. Siapin sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS/TOEFL. Nah, ini beda negara kadang beda permitaan. Kalo Amerika biasanya minta TOEFL. Kalo Inggris dan Australia biasanya minta IELTS. Tapi ada juga universitas yang memperbolehkan antara keduanya.
  8. Siapin GRE/GMAT/LSAT dll yang dibutuhkan. Jadi, beberapa universitas dan jurusan (terutama di Amerika) mereka minta kita buat ngumpulin nilai GRE atau GMAT. GRE biasanya sih buat jurusan yang lebih general. Kayak misalnya komunikasi, teknik, sosiologi dll. Kalo GMAT biasanya buat jurusan business and management. Kalo LSAT buat jurusan hukum.
  9. Surat rekomendasi. Biasanya sih diminta 2 surat. Boleh minta ke dosen atau ke atasan di kantor. Okay, ada hal yang penting di sini. Ada beberapa orang yang nanya ke aku, apakah surat rekomendasi minta ke rektor? atau ke kepala departemen? Jawabannya: TIDAK. Surat rekomendasi sangat dianjurkan untuk ditulis oleh dosen yang mengenal kamu. Misalnya dosen yang pernah mengajar kamu atau pembimbing skripsi. Jadi, mereka tau kamu sepeti apa selama di kampus. Kalo sama dosen yang gak kamu kanal, mending jangan. Lah, mereka aja gak tau kamu, terus mereka mau nulis apa tentang kamu? hehehe. Oh iya, beberapa universitas juga sedikit strict terhadap siapa yang menulis surat rekomendasi kamu. Misalnya dosen yang nulis surat rekomendasi kamu ini cuma sekedar dosen aja atau dia meneliti juga? dll.
  10. Essay. Ini kayak motivation letter gitu. Biasanya kita akan diminta nulis tentang kenapa mau sekolah di universitas tsb dan kenapa pilih program tsb.
  11. Transkrip. Ini biasanya kita diminta untuk ngumpulin transkrip dalam bahasa Indonesia dan Inggris (yang sudah di-translate). Kalo transkripnya udah bilingual, bisa langsung dikumpulin aja. Oh iya, waktu aku daftar New York University, mereka minta transkripku untuk disamakan dulu dengan kurikulum Amerika. Jadi aku harus ngirim transkrip ke lembaga atau institusi yang menyediakan jasa tsb (biasanya universitas ngasih tau kok lembaga atau institusi apa aja yang kerjasama mereka) baru deh lembaga tsb ngirim hasil finalnya ke universitas.
  12. Perhatikan dan liat lagi requirements lainnya yang dibutuhkan. Karena biasanya beda universitas dan program, beda requirements. Misalnya, aku dulu waktu mau daftar ke Georgetown University, aku diminta untuk bikin marketing plan. Ada lagi temenku yang diminta untuk ngirim skirpsinya.
  13. Perhatikan deadline

Note: Untuk yang mau daftar ke universitas di Amerika, siap-siap untuk mengeluarkan biaya lebih banyak. Karena biasanya ada uang pendaftaran sekitar 50 USD. Terus biaya buat ngirim transkrip ke universitas, biaya ngirim transkrip ke lembaga (buat menyamakan kurikulum), biaya untuk jasa menyamakan kurikulum, dll.

Nah, itu aja penjelasan dan tips dari aku. Semoga membantu, ya!

Good luck buat yang mau daftar dan lanjut kuliah di luar negeri ya! Semoga lancar dan diterima di universitas yang kalian inginkan! Aamiin..

0 replies
  1. Aly Chiman
    Aly Chiman says:

    Hello there, My name is Aly and I would like to know if you would have any interest to have your website here at petite-traveller.com promoted as a resource on our blog alychidesign.com ?

    We are updating our do-follow broken link resources to include current and up to date resources for our readers. If you may be interested in being included as a resource on our blog, please let me know.

    Thanks, Aly

    Your comment is awaiting moderation. Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *