Exploring Washington, DC

Karena sempet 2 bulan magang di KBRI Washington DC, kalo weekend aku suka jalan-jalan di sekitar DC. Kebetulan, bulan Februari 2017, setelah Harvard Conference aku juga extend ke sini. Dari New York aku naik bus Greyhound selama 5 jam.

Di DC, aku nginep di rumah temenku, mba Vicha, bareng sama Zahra juga.

Untuk menggunakan metro di DC, kita bisa pake kartu SmarTrip yang bisa dibeli di mesin-mesin yang ada di station.

So, here is the bucket list of Washington DC:

National Mall 

National Mall merupakan taman nasional. Tempatnya meliputi landmarks paling terkenal di Washington DC, seperti US Capitol building, Lincoln Memorial, dan Washington Monument.

White House

Untuk foto di depan White House sekarang sayangnya udah dikasih pager pembatas. Tapi, no worries! Bisa tetep dapet foto bagus kok, walaupu mesti rebutan juga sama turis lain :p

United State Capitol

Mandatory place to take a picture in Washington DC! Karena, bangunan ini merupakan icon-nya DC 😀

United States Capitol

Lincoln Memorial

Kalo mau foto sama patungnya Abraham Lincoln, harus dari pagi, karena kalo ngga, bakal dipenuhin turis, dan susah banget buat foto karena patungnya tinggi. Di depan Lincoln memorial, kita bisa liat pemandangan Lincoln Memorial Reflecting Pool dan Washington Monument.

Washington Monument

Bangunan ini berbentuk Obelisk. Letaknya di tengah-tengah National Mall. Monumen ini didirikan untuk mengenang Presiden Amerika Serikat yang pertama, sekaligus pemimpin Tentara Kontinental yang merebut kemerdekaan Amerika Serikat dari Inggris. Katanya, dulu presiden Soekarno terinspirasi dari monumen ini untuk membuat Monas di Jakarta.

Thomas Jefferson Memorial

Bangunan ini didedikasikan untuk Thomas Jefferson yang merupakan salah satu American Founding Father.

Goergetown

Ini merupakan tempat favorit aku di DC! Bangunannya cantik-cantik. Ada rumah-rumah, toko-toko, cafe dan sungai Potomac. Ga cuma itu, yang lebih spesial lagi, di sini ada Georgetown Cupcake!

Georgetown Cupcake

Siapa sih yang ga tau TV Series DC Cupcakes?! Nah, DC Cupcakes atau Georgetown Cupcake ini, letaknya ada di DC tepatnya di Georgetown. Cupcake-nya ENAK BANGET! Frostingnya lebut, kue nya ga terlalu manis juga. Tapi, kalo ke sini mesti siap-siap antri ya! Georgetown Cupcake ada 2 cabang di DC, satu di Georgetown dan satu lagi di Bethesda. Oh iya, kalo beruntung, kita bisa ketemu sama owner-nya loh!

Yup, itu dia bucket list Washington DC dari aku. See you in the next post!

Liburan ke New York

Basically, New York is my favorite city. Februari 2017 merupakan kali ke dua aku ke sana. Tahun 2016, aku sempet ke New York pas aku magang di Washington, DC. Pertama kali ke sana, udah amazed sama kotanya. New York jadi mandatory place to visit kalo aku ke Amerika.

Nah, setelah aku ikut Harvard Conference di Boston, aku extend ke New York berdua sama temenku, Zahra. Kami naik bus sekitar 5 jam. Oh iya, kalo di Amerika, aku biasanya pake bus Greyhound kalo mau jalan ke state lain yang ga terlalu jauh, kalo state yang agak jauh, aku biasanya naik pesawat, karena Amerika itu besar banget.

Untuk bisa menggunakan metro, kita bisa beli kartu metro di mesin yang ada di station-station.

Selama di New York, aku dan Zahra nginep di airbnb juga, karena jauh lebih murah dibanding hotel dan enaknya kita dapet di daerah Manhattan. Aku sangat sarankan untuk cari tempat nginep di daerah Manhattan, karena akan lebih mudah aksesnya buat jalan-jalan, deket juga kemana-mana.

Ini dia tempat-tempat yang aku kunjungin selama di New York, dan harus dikunjungin kalo kalian liburan ke New York:

Statue of Liberty

Patung Liberty letaknya di pulau sediri. Jadi, kalo mau ke sana, harus naik ferry. Beli tiket ferry-nya di pelabuhan. Tapi, hati-hati, biasanya ketika keluar dari station MTA, banyak banget yang nawarin tiket ferry. Jadi, mesti hati-hati banget, karena, kalo salah beli tiket, bisa naik ferry yang ga turun ke statue of Liberty nya, cuma keliling aja di sekitaran patung di atas ferry. Aku saranin beli tiket di loket di deket dermaga. Harga tiketnya $18.50. Udah dapet Statue of Liberty dan Ellis Island.

Times Square

Wajib banget dong ya, kalo ke New York, harus ke sini. View nya lebih bagus pas malem, soalnya lampu-lampu nya keliatan lebih gemerlap. Berasa banget New York nya kalo di sini!

Central Park

Park of the movies ini luas banget! Jadi, mesti kuat jalan. Overall, tempatnya sangat cantik dan nyaman buat duduk sambil nikmatin pemandangan. Tapi, sayangnya aku selalu dateng ke Central Park pas lagi winter, jadi pohonnya banyak yang botak, hahaha. Lebih bagus pas summer kalo ke sana 🙂

Central Park New York

Central Park New York

Central Park New York

Central Park New York

Empire State Building

Dari sini gedung ini, kita bisa liat pemandangan New York City. Biaya masuknya emang agak mahal,  $34. Tapi, pemandangannya worthed kok! 🙂

View from Empire State Building

Empire State Building

Rockefeller Center

Nah, di gedung ini ada yang namanya Top of  The Rock, dimana kita bisa liat pemandangan Empire State Building! Harga tiketnya mahal, $68. Tapi pemadangannya super bagus! Malah, kalo ga sempet ke Empire State, mending ke sini aja.

View from Top of The Rock

View from Top of The Rock

View from Top of The Rock

Brooklyn Birdge

Ini merupakan jembatan yang menghubungkan Manhattan dengan Brooklyn.

One World Trade Center

Gedung ini merupakan gantinya World Trade Center. Kita bisa masuk ke dalemnya untuk liat pemandangan kota New York. Harga tiket  masuknya $34.

National September 11 Memorial

Nah, tempat ini dulunya merupakan gedung WTC, terus dijadikan monumen untuk mengenang para korban-korbannya. Di pinggiran temboknya tertulis nama-nama korban pada kejadian waktu itu. Biasanya, di sini orang-orang suka berdoa dan naro bunga.

Grand Central Terminal

Ini merupakan  salah satu terminal tersibuk. Buat yang suka nonton Gossip Girl, pasti udah ga asing sama Grand Central Terminal ini, ada scene dimana Serena van der Woodsen sampe di New York. Ga cuma itu, banyak film-film lain yang shooting di sini juga.

Flatiron building

Gedungnya emang mirip setrikaan ya? hahaha. Temenku bilang lebih mirip a piece of cake 😀

Museum of Modern Art

Buat yang suka seni, MoMA bisa jadi pilihan kalo lagi di New York. Harga tiketnya $25.

United Nations Headquarters

Lokasinya di deket Grand Central terminal. Tinggal jalan 10 menit. masuknya gratis lagi 😀 Tapi, kalo mau ikuit tour di dalem gedungnya, ada biayanya.

Last, jangan lupa cobain The Halal Guys ya! Rasanya ENAK BANGET! Aku 2 kali ke New York, selalu baik lagi ke sini. Aku suka banget sama Beef Over Rice nya. Harganya juga terjangkau, sekitar $7. Kadang ngantri kadang ngga sih, jadi untung-untungan, hahaha.

Itu dia tempat-tempat yang aku kunjungin dan wajib dikunjungin kalo kalian ke New York City. Next, aku akan share pengalamanku liburan di Washington, DC!

24 Jam di Boston

Setelah conference berakhir, aku meng-explore Boston seharian.

Boston is a real college city! Lebih dari 100 college dan universitas ada di Boston, termasuk Harvard, MIT dan Northeastern University.

Selama di Boston,  aku nginep di daerah Cambridge, MA. Lokasinya deket banget sama Harvard, karena biar deket kalo berangkat conference. Aku nginep di airbnb bareng temenku, Zahra.

My airbnb neighborhood

Underground system di Boston namanya T. Untuk bisa menggunakan underground, bisa beli Charlie Ticket di mesin yang terletak di bandara atau station.

Charlie Ticket

So, basically, here are the places that I visited in Boston, and the places that you should visit if you’re in Boston.

Back Bay

Back Bay merupakan perumahan paling mahal di Boston, sama kayak Beacon Hill. Di sini pemandangan yang bagus itu dari Longfellow Bridge. Kita bisa liat pemandangan yang bagus banget! Sayangnya, aku ke sana pas winter, jadi danaunya beku. Kalo lagi summer katana cantik banget.

Back Bay, Boston

Boston Public Gardens

Taman ini aslinya cantik banget kalo lagi summer atau autumn. Sayangnya, aku ke sana lagi winter. Di taman ini ada danau kecil dan ada bebek-bebek lagi berenang. Tenang banget susasanya. A recommended place to grab a take out coffe sambil duduk dan nikmatin pemandangannya.

Boston Public Gardens

Boston Public Gardens

Boston Public Gardens

Beacon Hill

Beacon Hill lokasinya deket sama Boston Public Gardens. Beacon Hill was my favourite area in the whole of Boston. Bangunannya cantik dan klasik. Di sana, juga banyak butik dan cafe-cafe lucu.

Beacon Hill

Beacon Hill

Beacon Hill

Faneuil Hall Marketplace

Di sini banyak tempat makan, butik, dan ada musisi jalanan juga. Kalo malem cantik banget, karena banyak lampu-lampu di pohonnya,

The Old State House

Ini merupakan museum yang menceritakan sejarah Boston.

Harvard University

Kalo ke Boston ga ke Harvard, rasanya ada yang kurang, jadi wajib dong ya! haha

Harvard University

John Harvard Statue, Harvard University

The Freedom Trail

Naaah, buat yang suka belanja, bisa ke Newburry Street! Di sana banyak toko-toko brand terkenal dan butik-butik kecil.

Newburry Street

Itu dia cerita pengalamanku jalan-jalan di Boston. Next, aku akan cerita tentang petualangankun di New York! 🙂

Konferensi Internasional di Amerika

Di bulan Ferbuari 2017, aku mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia di sebuah konferensi di Amerika. Konferensi ini diselenggarakan oleh Harvard University, Harvard Project for Asians and International Relations (HPAIR) atau biasa disebut sebagai Harvard Asia Conference.

Ini merupakan pengalaman ke dua ku mengikuti HPAIR. Tahun 2016, aku sempat mengikuti HPAIR yang dilaksanakan di Hong Kong, dan tahun ini sangat beruntung dapat hadir lagi, di universitas Harvard nya langsung. Seneng banget rasanya, bisa menginjakkan kaki di University of Harvard! :’)

Johnston Gate Harvard University

Harvard University

John Harvard Statue

Harvard University

Aku selalu seneng ikut international conference, karena di sana lah ajang dimana aku sebagai generasi muda dapat menuangkan ide-ide dan berdiskusi mengenai current issues bersama dengan delegasi-delagasi dari berbagai negara di dunia. Ga cuma itu, ikut international conference juga sangat membantu kita untuk membangun network, apalagi, delegasi-delegasi yang dateng (di HPAIR) biasanya dari universitas-universitas terbaik di dunia, seperti Harvard University, Columbia University, LSE, MIT, dan sebagainya. Di sini, juga sebagai ajang kita untuk ketemu orang-orang hebat yang merupakan pembicara di konferensi tersebut.

Conference HPAIR kali ini, mengundang banyak pembicara-pembicara hebat, seperti David Steel, Executive Vice President of Samsung, Ravi Karkara, Deputy Executive Director of UN Women, Norman C.T Liu, Chairman of GE Capital Aviation Services, dan masih banyak lagi.

David Steel, Executive Vice President of Samsung

Setiap delegasi di sini juga akan dibagi per-track sesuai minat masing-masing. Karena tahun lalu aku udang ngambil track Humanitarian Affairs, tahun ini aku masuk di Health and Social Policy. Surprisingly, delegasi di track aku mayoritas adalah anak kedokteran. I think I was the only one dari background public relations. Tapi, dari track itu, aku jadi banyak belajar tentang kesehatan dan kebijakan sosial di berbagai negara yang sebelumnya belum banyak aku ketahui.

presentasi case studies

Seperti biasa, schedule pada conference kali ini ada sesi plenary, panels, dan case studies. Di sesi case studies, kita bakal dibagi jadi beberapa kelompok untuk ngerjain case, di hari terkahir kita bakal presentasi tentang solusi kita. Nah, nanti di closing ceremony bakal diumumin group yang menang dari setiap track. Hadiahnya bagus-bagus! Ada yang magang di Deloitte, Liberty Asia, dapet cell phone, dll.

Closing Ceremony HPAIR

Biasanya, acara yang paling ditunggu  semua delegasi adalah ketika international night dan entertainment night. Karena, kita bisa tampil untuk memperkenalkan budaya negara kita dan bisa liat penampilan dari negara lain juga di international night. Sedangkan pada entertainment night, kita bisa semakin mengenal delegasi lain dan bisa pake baju-baju fancy, hehe.

Nah, itu dia pengalamanku ikut international conference di Harvard University, Amerika. Yuk, mumpung masih muda, cari pengalaman dan raih prestasi  sebanyak-banyaknya! Semoga pengalamanku ini menginspirasi kalian ya, generasi muda 😀

Next, aku akan cerita liburan ku extend setelah conference di Amerika 🙂 See ya!

 

 

 

 

 

Los Angeles Bucket List

Dari San Francisco, aku lanjut ke Los Angeles naik bus Greyhound. Perjalanan ditempuh sekitar 8 jam. Aku nginep di The Hotel Hollywood. Aku pilih hotel yang di daerah Hollywood, karena emang pengen puas-puasin di Hollywood.

Seneng banget waktu sampe LA, kesampean juga liburan ke Los Angeles! Aku selama di sana jalan-jalan dengan bus City Sightseeing. Sama kayak di San Francisco, harganya sekitar $60. Tapi kalo mau makan dan jalan-jalan ke tempat yang susah di-reach, aku pake uber.

So, here are my Los Angeles bucket list yang udah lunas dilakukan semuanya 😀

Hollywood Walk of Fame

Ini adalah jalan dimana kita bisa liat nama-nama artis Hollywood and other famous people yang ditulis di bintang-bintang warna pink. Di sana, juga ada Dolby Theatre, Grauman’s Chinese theatre, Madame Tussauds, dan berbagai tempat menarik lainnya. Di sana, juga banyak toko souvenir. Nah, aku saranin juga nih, buat kalian yang mau beli oleh-oleh, bisa beli di sini.

 

Grauman’s Chinese Theatre

Di sini, kita bisa tour keliling teaternya dan bisa juga nonton film di sini. Harga tiket untuk nonton di sana $20. Untuk informasi jadwal film, VIP tour, dan pembelian tiket, bisa diliat langsung di website-nya. //www.tclchinesetheatres.com

Los Angeles County Museum of Art

Museum ini buck dari jam 11 pagi-5 sore. Harga tiketnya $40. Tapi, jangan khawatir, kalo gamau masuk, bisa juga foto-foto di Urban light nya. Lebih bagus malem sih kalo menurutku. Karena bener-bener cahaya semua. Tapi, siang juga ga kalah baus kok!

Rodeo Drive

Di sini adalah tempat biasanya para artis Hollywood belanja. Tapi mahal-mahal banget. Jadi, yaa aku di sana cuma liat liat aja. haha

Beverly Hills

Ini dia perumahan artis-artis Hollywood. Sebenernya di LA, ada Celebrity homes tour. Jadi, kita keliling Beverly Hills dan Rodeo Drive. Kalo beruntung, bisa ketemu atau sekedar liat si artis!

Griffith Observatory

Ini dia nih, tempat shooting La La Land. Harga tiketnya $7. Tempatnya di bukit. Jadi, kalo kalian mau ke sana, aku saranin pake uber aja. Dari sini, juga bisa liat Hollywood sign. Tapi agak jauh.

Hollywood Sign

Kalo mau foto di deket Hollywood sign-nya, harus bawa mobil sendiri ke sana atau pergi sama orang yang udah tau spot atau angle yang bagus untuk foto di depan Hollywood sign-nya.

Santa Monica

Ini dia pantai yang terkenal di film-film. Di sana ada taman bermain, banyak yang jual makanan juga.

Third Street Promenade

Jalan ini letaknya deket pantai Santa Monica. Di sini banyak pertokoan kelas atas, restoran dan entertainment complex.

Universal Studios Hollywood

Harga tiket masuk Universal Studios Hollywood $105. Tapi, kalo mau VIP tiur juga bisa. Harga tiketnya $300. Aku waktu itu coba yang VIP tour. Dan sangat recommended kalo menurutku. Karena kita dibagi per kelompok. Nanti dikasih tour guide pribadi, dapet bingkisan, breakfast and lunch, dapet akses cepet yang ga usah antri, bisa turun ke lokasi shooting beberapa film kayak Desperate Housewives misalnya. Terus bisa juga ke tempat kostum dan make up para artis.

In and Out Burger

Ini dia burger yang bikin aku tergila-gila. Haha. Rasanya bener-bener ENAK! Nagih banget! Apalagi cheese burger-nya.  dengan $5 udah dapet minum, burger dan french fries. Kalo ke sini pasti penuh! Jadi susah dapet tempat duduk. Ngantrinya ga begitu lama sih. Harus coba kalo lagi di LA!

Sprinkles Cupcakes

Ini diaa cupcake yang terkenal dari Los Angeles! Harganya $3.50 per-cupcake. Rasanya enak banget! Lebih gede dibanding Georgetown Cupcake. Bahkan, di sini ada Cupcake ATM nya juga loh!

Oh iya, ada pengalaman menarik juga waktu di LA. Aku ketemu seorang solo traveller dari Korea Selatan, namanya Mia. Kita ketemu di Rodeo Drive. Terus, kita jalan-jalan bareng keliling LA. Seneng banget banget bisa ketemu temen baru!

Aku dan Mia 😀

Itu dia ceritaku liburanku di Los Angeles. Seneng banget bisa keliling Amerika berat magang di KBRI. Bisa ketemu temen baru juga! 😀

 

 

Going Solo to San Francisco

Setelah selesai masa magangku di KBRI, aku lanjut liburan ke West Coast. First stop, aku ke San Francisco. Aku naik pesawat American Airlines. Waktu tempus DC-San Francisco sekitar 6 jam. Karena aku traveling solo, aku prefer untuk nginep di hotel, soalnya lebih safe.

Aku nginep di Hotel Beresford, lokasinya di Union Square. Permalem $169. Emang agak mahal biaya hotel di West Coast. Jadi, kalo lagi pergi bareng temen atau rame-rame, mending nginep di Air BnB aja.

Aku liburan di San Francisco selama 3 hari. Untuk keliling kota San Francisco, aku naik Big Bus San Francisco. Harga tiketnya $59. Nah, bus ini bisa bawa kita ke tempat-tempat wisata di San Francisco. Menurutku pas banget buat yang traveling sendirian. Bus ini ada di banyak kota di dunia. Pertama kali aku nyoba bus ini di Barcelona dan aku dapet semua tempat yang aku pengen kunjungin.

So here are the places that I visited and you should visit when you’re in San Francisco:

Golden Gate Bridge

Kalo mau foto di Golden Gate Bridge, ada 2 points of view, fort point dan visa point. Kalo vista point letaknya yang deket Sausalito. Dua duanya sama sama bagus. Panjang dari jembatan ini seminar 2,7 km. Aku pernah jalan pagi nih bolak-balik jembatan Golden Gate. Lumayan ^^

fort point

Vista point

Fisherman’s Wharf

Di Fisherman’s wharf ini banyak restoran dan toko-toko. Tempatnya dibagi per-pier.

Pier 39

Nah, ini pier yang paling terkenal di Fisherman’s Wharf. Tempatnya sangat menyenangkan. Ada macem-macem toko, tempat makan dan design-nya unik-unik banget!

 

Union Square

Ini merupakan daerah downtown di San Francisco. Jadi, lengkap banget kalo mau belanja atau makan. Nah, Union Square terkenal sama lambang hati-nya. Di daerah Union Square ini juga ada cable car system.

Palace of Fine Arts and Theatre

Aku waktu ke sini ga masuk ke teaternya. Karena, agak mahal harganya. Harganya sih, beragam. Tapi pertunjukanya bagus-bagus kok! Aku waktu itu ke sini lebih ke sekedar nikmatin arsitektur dari bangunannya aja.

Chinatown

Yang bikin unik dari Chinatown di San Francisco adalah karena katanya the largest Chinatown outside of Asia.

San Francisco Cable Car System

Kalo ke San Francisco wajib banget naik cable car-nya! Harga tiketnya harga tiketnya sekitar $2.50 untuk single trip. Nah, untuk tempat berhentinya dan pembelian tiket, bisa diliat langsung di website-nya. //www.sfmta.com/getting-around/transit/how-ride/how-to-cable-cars

Sausalito

Sausalito sebenernya part of San Francisco. Cuma, Sausalito itu bay area-nya. Jadi, di sana banyak kapal. Kalo mau ke Sausalito, itu deket sama Vista point. Nanti ada tour bus lagi buat ke sana, harganya sekitar $60. Sausalito itu bagus banget! dan super indah. Pemandangannya laut, kapal dan bukit. Di sana, banyak banget restoran dan toko-toko lucu.

Nah, itu dia ceritaku liburan di San Francisco. Next, aku akan cerita tentang liburanku di Los Angeles!

 

Magang di Amerika

Hello!

Kali ini aku akan cerita hal yang beda dari sebelumnya. Karena aku anak kuliahan, jadi pasti akan cari tempat untuk magang. Hmm.. Tapi aku ga mau magang yang “biasa” aja. Aku pengen sambil magang, aku juga bisa menjalani hobiku, traveling! Tentunya traveling ke negara baru yang belum pernah aku kunjungin. And… here it comes.. USA! Liburan (setelah) semester 5, tepatnya Januari 2016, aku dapet kesempatan untuk magang di KBRI Washington, DC, USA. Magang di KBRI merupakan salah satu impiaku. Aku magang di sana selama sebulan di salah satu divisi yang tentunya linear dengan jurusan yang aku ambil di kampus. Kebetulan ada temen papaku yang kerja di KBRI juga, jadi selama 2 bulan aku diperbolehkan tinggal sama beliau dan keluarganya. Abis, dari pada sewa rumah, di Amerika semua serba mahal. Sebulan bisa 16 juta 🙁 Belum makan, transport dll

Jadi, aku sampe DC seminggu sebelum aku magang. Biasa, mau jalan-jalan dulu, hehe. Terus mau ngunjungin kakakku yang lagi  riset di Nashville (ini bakal aku ceritain di post berikutnya ya).

Selama sebulan magang di KBRI, aku banyak banget dapet pengalaman baru. Karena aku kuliah jurusan PR, aku di KBRI bisa ngerasain gimana rasanya jadi PR di kedutaan. Tugas atau kerjaan yang aku kerjain lumayan banyak, tapi aku seneng! Karena dapet pengalaman baru dan ilmu yang selama ini aku pelajari di kampus kepake 😀 Misalnya kayak bikin jawaban untuk pertanyaan pers dari majalah di Amerika, maintain dan nge-audit media sosial punya KBRI, balesin surat masyarakat Amerika buat dubes Indonesia, bikin press release, riset, dll. Tentunya semua dikerjakan dalam bahasa Inggris. Dan aku seneng, karena bisa improve English-ku, dan latihan menulis yang baik.

Ruang kerja di KBRI

Pas hari terakhir magang di KBRI, aku beli banyak kartu ucapan buat aku bagiin ke semua employee KBRI. Di dalemnya aku tulis kesan-pesan dan terimakasih aku untuk mereka semua. Aku bener-bener ngerasa enjoy magang di KBRI. Semua employee bikin aku ngerasa nyaman, ga takut untuk coba hal baru dalam pekerjaan, mereka selalu sedia bantu aku kalo kesulitan. Ga cuma itu, mereka juga ngajak makan-makan untuk perpisahan buat aku. Super seneng, baru sebulan rasanya udah jadi part of them :’) Terima kasih semuanya :’D

Foto perpisahan sama semua employee di divisiku

Farewell lunch

Farewell lunch

Foto di iconic place-nya KBRI DC

Setelah selesai masa magang, aku selama seminggu extend ke West Coast, naah aku akan ceritain di post selainjutnya yaa! Dimana aku backpacking sendirian ke sana.

Itu dia pengalamanku magang di KBRI DC. Semoga menginspirasi kalian ya!

Nashville, The Music City

Winter 2015, aku dapet kesempatan untuk ngunjungin Nashville, hometown dari beberapa penyanyi country dunia! Taylor Swift salah satunya 😛 hehe

Super exited, karena it was my first time ke Amerika. Aku ke sana untuk magang di KBRI DC. Sempet ke Nashville karena mau nengokin kakaku yang lagi research di University of Vanderbilt.

Aku naik pesawat United Airlines dari DC ke Nashville. It took around 2 hours. Aku di sana nginep di apartment kakaku. Oh ya, di Nashville aku pake bus terus dan kalo mau ke destinasi yang agak jauh, aku sama kakaku naik uber.

Selama 3 hari aku di Nashville, aku ngunjungin tempat-tempat yang bagus dan menarik. So, here they are the places that you should visit in Nashville:

Country Music Hall of Fame and Museum

Ini merupakan tempat yang harus banget dikunjungin kalo ke Nashville! Karena, museum ini tempat dimana kita bisa dapet informasi tentang musik yang lahir di kota Nashville. Harga tiket masuknya $15. Museumnya menarik banget! Ga kayak museum biasanya. Di sana, kita bisa dengerin musik dari mesin-mesin unik. Bisa juge ngirim surat ke Taylor Swift lewat mail box yang disediakan di sana. Ada juga alat-alat musik dan kostum yang digunakan sama penyanyi-penyanyi country selama mereka manggung, kayak Elvis Presley dan Taylor Swift. Di sana, ada juga toko merchandise-nya. Jangan lupa beli souvenirnya ya! Karena unik dan khas Nashville banget!

Toko merchandise Country Music Hall of Fame and Museum

Nashville Zoo

Yang bikin beda kebun binatang ini sama kebun binatang lainnya adalah di sini memelihara kanguru, ga dikandangin, jadi kita bisa liat langsung dan berinterkasi sama kangurunya. Which was my first time berdiri depan-depanan sama kanguru. hahaha. Harga tiket masuknya $16.

Vanderbilt University

Kampus ini merupakan kampus yang paling terkenal di Nashville aan one of the best Universities in the US 🙂 Since, kakaku riset di sana, aku sempet jalan-jalan di sana. Tapi ga masuk ke gedungnya sih, karena waktu itu lagi libur. Jadi, cuma liat-liat aja di depannya.

Nah, itu dia cerita pengalamanku liburan ke Nashville, USA! I hope you guys enjoy it! See you on the next post!

Apply Visa Amerika

Apply visa ke Amerika sebenernya gampang. Interview-nya ga lama, visa-nya keluar cepet, cuma 3 hari, dan berlaku 5 tahun untuk visa turis. Tapi, dari beberapa sumber yang aku baca, karena udah banyak aksi teror dimana-mana, Presiden Trump mau memperketat proses pembuatan visa.

Jadi,  di sini, aku akan kasih tau langkah-langkah dan tips bagi kalian yang mau apply atau bikin visa Amerika.

  1. Isi form DS-160. Kalian bisa isi form-nya di website id.usembassy.gov
  2. Bayar application fee dan sign up buat interview
  3. Siapin semua document yang diperlukan. (Passport baru & lama, foto 5×5, travel itinerary, rekening koran, invitation letter dari USA, dan dokumen-dokumen lainnya yang menunjukkan kalo kalian akan kembali ke Indonesia)

Tips:

  1. Isi form DS-160 dengan benar. Jangan sampe ada informasi yang salah. Kalo ada 1 informasi aja yang salah, bisa ditolak visa kalian.
  2. Kalo mau foto buat visa, usahain foto di tempat yang emang udah biasa ngurus foto untuk visa. Kayak misalnya di Jalan Sabang. Di sana, banyak tempat studio foto untuk visa.
  3. Usahain dateng ke kedutaan Amerika jangan lebih dari 30 menit sebelum interview mulai. Soalnya ga bakalan dibolehin masuk. Nunggunya juga di luar kedutaan.
  4. Pake baju ga perlu formal banget, yang penting sopan.
  5. Bawa passport lama itu penting. Karena kalo kalian udah banyak ke negara lain, maka mereka bakal lebih percaya ngasih visa ke kalian
  6. Pas interview jangan keliatan nervous. Bawa santai aja. Jawab jujur, sesuai seperti yang ditulis di DS-160. Interview nya bukan yang duduk atau gimana-gimana. Cuma 5 menit, berdiri di depan loket.

Baru deh, kalo kalian qualified untuk dapet visa, kalian bakal dikasih kertas putih dimana ada informasi mengenai pengambilan visa.

Nanti, pas udah sampe di bandara di USA,  American costumes officers-nya bakal ada additional round of  our behind-the-scenes screening. Untuk memastikan identitas kita lagi.

Upon arrival, you are questioned by customs officers and may be screened again. ^^

Untuk lebih lengkapnya, bisa diliat persyaratannya di website-nya langsung: //id.usembassy.gov

Nah, itu dia tips dari aku untuk apply visa turis ke Amerika. Good luck guys!