Liburan Musim Dingin di Russia (Moscow, St. Petersburg & Kazan)

So, during my volunteer project in Moscow, Russia, aku juga jalan-jalan di sekitar Moscow, dan beberapa kota di Russia. Di Moscow, enaknya kemana-mana pake metro. Dan, metro station di Russia itu terkenal bagus dan mewah.

Metro card Moscow

Metro station in Moscow

These are the places that I visited when I was in Moscow, and if you visit Russia, you should go to these places too!

Red Square

Di Red Square ada banyak tourist attractions kayak St. Basil’s Cathedral, Moscow Kremlin, Lenin’s Mausoleum, GUM dan State Historical Museum.

St. Basil’s Cathedral

The Iconic landmark of Russia. Pasti udah ada sering liat fotonya. Kalo masuk Red Square, langsung bisa liat bangunan ini. CANTIK BANGET. Bisa ke masuk ke dalem untuk learn its history. Biaya masuknya 350 Ruble. It’ll be cheaper if you show your student card.

St. Basil’s Cathedral

Moscow Kremlin

Kremlin kalo di Russia artinya benteng. Kalian bakal sering denger kata “Kremlin” di Russia. Karena kayaknya hampir setiap kota ada Kremlin. Di Moscow, ada yang namanya Moscow Kremlin. Kalo mau masuk ke sana, ada 3 entrance tickets:

  • To the Armoury Chamber
  • To the Architectural complex of the Cathedral Square (inculung ongoing and permanent exhibitions)
  • To Ivan the Great Bell-Tower complex (from April to November)

Harga tiketnya beragam. Dari 250-700 Ruble. Yang paling mahal itu kalo yang ke Armoury Chamber. But guys, dalemnya worth it buat dikunjungin. Mumpung di Russia, kapan lagi ke Kremlin? ^^

Moscow Kremlin

Lenin’s Mausoleum

Nah, ini makamnya Lenin, dimana beliau diawetkan. Masuknya gratis. Tapi ga boleh berisik dan ambil gambar, karena bakal dijagain sama banyak tentara di dalemnya.

Lenin’s Mausoleum

State Historical Museum

Seperti namanya, museum ini punya koleksi tentang sejarah Russia. Biaya masuknya 350 Ruble. Tapi, akan jauh lebih murah kalo kita nunjukkin student card kita.

State Historical Museum

GUM

Nah, GUM ini adalah tempat perbelanjaan paling mahal di Russia katanya. Di lantai 1 isinya barang-barang branded kayak Hermes, Prada. LV dkk. Kalo di lantai atas, barang-barangnya lumayan affordable. But, yang mau aku review dari GUM adalah arsitekturnya. Bagus banget. Kayak victorian gitu. Kalo ke sana, ga usah belanja sih, kalo menurutku, mending cobain cemilan-cemilan khas Russia aja yang dijual di lantai 1. 😀

Inside the GUM

Bolshoi Theater

Buat yang suka nonton opera, ballet, dan drama, ini bisa jadi mandatory place untuk dikunjungin! Harganya juga ga terlalu mahal, sekitar 900 Ruble.

Bolshoi Theater

Tretyakov Gallery

Ini salah satu galeri yang terkenal di Moscow. Walaupun aku ga ngerti sama seni, tapi aku sangat menikmati karya seni di dalemnya. Biaya masuk sekitar 360 Ruble

Tretyakov Gallery

Tsaritsyno Palace

Dulu, istana ini punya ratu Catherine the Great. Nah, istananya ini punya taman yang las dan bagus. Tapi, karena waktu itu ketutupan salju, jadi ga keliatan. Kita juga bisa masuk untuk liat properti jaman dulu yang ada di istana itu. Harga tiketnya sekitar 350 Ruble.

Tsaritsyno

Oh iya, di Tsaritsyno kita juga bisa sewa baju ala victorian untuk foto-foto di dalem istananya, loh! 😀

Wearing victorian gown in Tsaritsyno

Gorky Park

Gorky park tempat yang enak buat jalan-jalan pagi atau sore. Bisa buat jogging, atau sekedang duduk-duduk nikmatin pemandangan. Kalo winter, di sana juga ada ice rink-nya.

Ice rink in Gorky Park

Arbat Street

Arbat street merupakan salah satu jalan yang terkenal di Moscow. Di sana banyak tempat makan dan belanja. Banyak juga toko oleh-oleh. Tapi agak mahal di sini.

Arbat Street

Izmaylovo

Buat yang mau beli oleh-oleh, aku saranin buat beli di Izmaylovo. Karena harganya jauh lebih murah dari yang dijual di Arbat Street.

Izmaylovo

Cathedral of Christ the Saviour

Cathedral ini dalemnya mewah dan bagus. Aku saranin buat ke sini, kalo lagi di Moscow ^^

Cathedral of Christ The Saviour

Jangn lupa cobain juga makanan khas Russia:

Pelmeni (dumplings didalemnya ada daging); Borscht (daging, ubi, kubis rebus); Blini (pancake tipis – great option for vegetarians); Pirog (pie khas Russia); & Solyanka (rebusan yang disajikan dengan daging atau jamur)

Lanjut, aku akan cerita soal jalan-jalanku ke St. Petersburg!

Kata orang, kalo ke Russia ga ke St. Petersburg, artinya belum ke Russia. Tapi, emang bener-bener cantik kotanya! St. Petersburg bangunannya udah mirip-mirip Eropa, karena deketan sama Finland.

Aku sama temenku dari Moscow naik kereta sekitar 8 jam. Kami nginep di hotel kecil, tapi nyaman dan murah. Lokasinya di center. Di Nevsky Street. Sepanjang jalan banyak banget bangunan cantik, restoran, cafe dan toko-toko ^^

Selama di sana, kami juga pake metro, sama kayak di Moscow.

Nevsky Street, St. Petersburg

Nah, ini dia tempat-tempat yan wajib dikunjungi di St. Petersburg:

Peterhof Palace

Istana ini dulunya istana musim panas Ratu Ekaterina. Tapi, aku salah banget, ke sana malah pas lagi winter. Karena, ga keliatan pemandangan sungainya. Bener-bener bagus! Di bagian belakang istana ada air mancur sama taman. Dan ada sungai yang menuju laut. Tapi karena winter, ya beku. Tamannya juga ga ada bunganya. Interior istananya juga bagus banget! Harus masuk sih, kalo udah sampe sini. Karena jalannya jauh. Oh iya, biaya masuknya 550 Ruble.

Peterhof Palace

Peterhof Palace

Peterhof Palace

Hermitage Museum

So, this is actually one of Catherine The Great’s palaces. Jadi, bisa tebak ya, isinya ga jauh beda sama istana-istana sebelumnya. Tapi, worth a visit! Biaya masuknya sekitar 300-500 Ruble

Hermitage Museum

Church of The Saviour on Blood

Gereja ini disebut gereja berdarah. Katanya, dulu ada raja yang dibunuh di dalem gereja ini.

Church The Saviour on Blood

Sait Isaac’s Cathedral

Last destination, kami ke Kazan!

Kazan merupakan ibu kota dan kota terbesar di Republik Tatarstan.  Jaraknya jauh dari Moscow. Kami naik kereta sekitar satu hari. Di sana, lumayan banyak penduduk muslimnya. Jadi, ga waswas kalo mau makan. ^^

Di sana, kami nginep di hostel. Tapi hostelnya enak. Aku sama temenku dapet kamar yang berdua. Tapii, Kazan itu SUPER DINGIN. Waktu aku ke sana suhunya lagi 22 derajat celcius.

Ini dia tempat-tempat yang wajib dikunjungin di Kazan:

Kazan Kremlin

In front of the Kazan Kremlin

Kazan Kremlin

Qolsärif Mosque

Qolsarif mosque lokasinya di dalem Kazan Kremlin. Kalo mau masuk, wajib pake jilbab. Disediain juga di masjidnya. Tapi rada ribet waktu aku mau sholat, karena aku dikira non-muslim. Jadi aku harus nunjukkin KTP aku.

Qolsarif Mosque

Temple of All Religions

Nah, bangunan ini favorit aku di Kazan! Karena, makna dari bangunan dan interiornya bagus dan unik. Sesuai namanya, ini merupakan tempat sembahyang semua agama. Aku ga masuk ke dalem sih, cuma aku terkesan sama maknanya yang mana walaupun agama kita berbeda, tapi kita tetep satu 🙂

Temple of All Religions

Nah, itu dia pengalamanku liburan di Russia! I hope you guys enjoy it!

Pengalaman Jadi Volunteer di Russia!

Januari 2015, aku dapet kesempatan untuk melakukan volunteer project di Moscow, Russia. Di sana, aku jadi volunteer untuk ngajar bahasa Inggris dan memperkenalkan budaya Indonesia di sebuah TK di sana. Project ini dilaksanakan selama sebulan. Tapi, kadang ada juga yang 2 bulan.

Awal mula aku bisa jadi volunteer di Moscow adalah aku daftar jadi Exchange Participant (EP) di organisasi AIESEC. Nama programnya adalah Global Community Development Program. Dimana, EP dari berbagai negara di dunia bisa melakukan program volunteer di luar negeri. Biasanya, akan dipilih ke negara-negara berkembang.

Aku ke Moscow berdua sama temenku, Arini. Dia kebetulan juga EP AIESEC UI dan kebetulan kita dapet di project dan negara yang sama. Awalnya sih ga kenal sama sekali sama Arini. Tapi, karena sebulan penuh sama dia terus, kita jadi deket, bahkan sahabatan sampe sekarang 🙂

Kami berangkat dengan maskapai Lufthansa. Jujur, pesawatnya enak banget. Tapi, transitnya agak jauh, di Frankfurt.

Aku di Russia ngajar di TK Vunderkindiki. Lokasinya di Zheleznodorozhny. Ga jauh dari Moscow, tapi letaknya di luar Moscow. Yaa.. kayak Depok sama Jakarta.

Pengalaman volunteer di Russia itu pengalaman pertama aku sebulan di luar negeri. Biasanya kan cuma beberapa minggu. Jadi, tentunya ada hal-hal yang aku khawatirkan.

Pertama, aku ke sana pas lagi winter. You know what? Russia itu salah satu negara dengan title “the worst winter”. Daan.. bener aja. Emang dingin banget. Saljunya bener-bener tebel. Bahkan pernah juga sampe -22 derajat celcius. Makanya, aku harus siap sama perlengkapan musim dingin. Aku beli coat di Russia. Karena kualitasnya lebih bagus dan tahan dingin. Beda banget kalo beli di beberapa toko asal mancanegara di Indonesia.

Selama di Moscow, kalo weekdays aku nginep di TK. Untungnya di sediain kamar di sana. Kalo weekend aku biasanya makan di KBRI Moscow, terus lanjut jalan-jalan ke kota lain di Russia bareng sama Arini. Oh iya, aku sama Arini beda TK. Arini ngajar di kota lain yang deket Moscow juga. Kalo di TK Vunderkindiki, aku berdua sama EP dari China, namanya Yong Wei.

Karena aku ngajar anak TK, otomatis harus bikin mereka tertarik. Jadi, aku dari Indonesia udah prepare bawa stickers, stamps dan spidol warna-warni. Aku juga bawa makanan khas Indonesia dan mainan tradisional-nya, jadi aku bisa perkenalkan Indonesia ke murid-muridku, maupun guru-guru di sana.

TK Vunderkindiki suasananya nyaman banget. Aku guru-guru-nya baik, anak-anak muridnya pun lucu-lucu dan pinter.

Enaknya, aku berasa jadi local people. Karena aku bener-bener tinggal sama orang Russia-nya dan makan makanan Russia. Untungnya aku cocok-cocok aja sama makanannya.

Biasanya, aku buka kelas dengan lagu. Aku selalu ajak murid-murid-ku belajar nyanyu lagu berbahasa Inggris, sambil joget-joget, hahaha. Jadi, mereka semangat.

My lovely student, Sascha <3

Ada juga waktu kami belajar bikin cookies.

Making cookies with my students

Aku dan murid-muridku juga ada kegiatan outdoor. Kami main salju bareng >.<

My students <3

 

Main salju sama murid-muridku

Hari terakhir, guru-guru di TK ngadain farewell party buat aku dan Yong Wei. Kami diajarin untuk nari tarian tradisional Russia. Terus, murid-muridku juga bacain puisi buat aku dan Yong Wei <3

Performing Russian dance

Farewell party

Dipeluk sama murid-muridku <3

With the teachers

Itu dia pengalamanku melakukan volunteer project di Moscow, Russia. Aku banyak dapet pelajaran, pengalaman baru, dan temen baru. It was an unforgettable experience for me :’) Seneng dan bersyukur selama di sana diterima dan diperlakukan seperti keluarga.

Semoga ceritaku ini menginspirasi kalian ya! 😀

Next, aku akan cerita petualanganku di kota-kota lainnya di Russia.