Dapet Beasiswa Dari Universitas di Luar Negeri

Buat yang lagi nyari beasiswa S2 atau S3 di luar negeri, aku mau sharing nih, tentang pengalamanku dapet beasiswa di universitas di luar negeri, Tepatnya di University of Leeds.

Setahun yang lalu, aku sempet ikut seleksi beasiswa LPDP. Tapi sayangnya gagal di seleksi tahap akhir. Sempet down, karena udah berharap banget bisa sekolah di NYU (aku sempet keterima di NYU, University of Birmingham & University of Leeds) dan waktu daftar LPDP, aku ngumpulinnya LoA dari NYU.

Aku juga sempet cari-cari beasiswa dari pemerintah di luar negeri. Tapi selalu gak sesuai sama persyaratannya. Misalnya,  beasiswa Chevening. Terakhir aku baca, salah satu persyaratanya harus udah punya pengalaman kerja minimal 2 tahun. Sedangkan aku kan masih anak bawang yang baru lulus tahun kemarin 🙁

Mau daftar beasiswa Fulbright, tapi masih lama untuk keberangkatan 2019. Sedangkan, aku maksimal haus tahun ini berangkat S2. Karena, aku udah defer 3 universitas di atas. Jadi, kalo gak diambil tahun ini, bakal hangus LoA-nya.

Tapi nasib berkata lain kawan-kawan.. Well, if it doesn’t open, it’s not your door 🙂

Akhirnya, aku coba nyari beasiswa dari universitasnya langsung. Nah, ternyata University of Leeds ini yang paling royal memberikan beasiswa dibanding dua universitas lainnya. Dan Alhamdulillah aku dapet :’) Ternyata jodohnya sama beasiswa ini, hehe.

Jadi, buat kalian yang mau daftar beasiswa dari universitas di luar negeri, aku akan menjelaskan langkah-langkah dan tips nulis esai beasiswanya:

  1. Pastikan universitas yang menjadi tujuan kamu menyediakan beasiswa.
  2. Sudah memiliki LoA(Letter of Acceptance) boleh unconditional atau conditional.
  3. Mengisi formulir beasiswa. Biasanya di form ini, pihak universitas mau liat prestasi kita selama kuliah, organisasi apa aja yg kita ikutin, terus pernah dapet beasiswa apa gak sebelumnya, nah biasanya juga ditanya kita waktu lulus peringkat berapa di angkatan. Pokonya isi se-detail mungkin dan dengan informasi yang benar. Karena kita harus terlihat outstanding. 
  4. Perhatikan deadline 
  5. Siapkan 2 surat rekomendasi. Kalo ini bisa minta sama dosen yang kenal atau dekat sama kita, ya. As I mentioned before (in my previous post), kalo minta surat rekomendasi lebih baik sama dosen yang sudah mengenal, atau pernah mengajar kita. Jadi mereka bisa nulis surat rekomendasi sesuai dengan performance yang mereka lihat selama kita di kampus.
  6. Nulis esai. Biasanya, esai jadi satu sama formulir beasiswa. Esai ini merupakan salah satu komponen nilai terbesar. Jadi kalian harus bisa menunjukkan kalo kalian pantas buat dapet beasiswa tersebut. Tips dari aku untuk nulis esai beasiswa adalah sebagai berikut:
    1. Be able to evidence an outstanding academic track record
    2. be able to demonstrate how you strive for and achieve excellence in your professional and personal experiences through your work history and/or extra-curricular activities
    3. Explain how the opportunity to study at university that you are applying, will help you achieve your academic, personal and professional development goal

Sekian penjelasan dan tips untuk dapetin beasiswa dari universitas di luar negeri. Semoga membantu kalian, ya! Good luck untuk semua yang lagi nyari beasiswa! Just remember, kalo memang jodohnya, pasti dapet 🙂

Cara Daftar dan Tips Keterima di Universitas di Luar Negeri

Halo!

Di post kali ini aku akan share tentang pengalaman dan tips gimana caranya untuk daftar dan keterima di Universitas di luar negeri. Terutama bagi kalian yang mau ngambil S2 atau master 🙂

Tahun lalu, aku lulus S1 dari FISIP Universitas Indonesia. Niatnya sih mau langsung lanjut S2. Tapi takdir berkata lain. wkwkwk

Dan tahun lalu juga, alhamdulillah aku keterima di tiga universitas; New York University (NYU), University of Birmingham, dan University of Leeds. Dari pengalamanku ini aku mau sharing ke kalian langkah-langkah yang dibutuhkan bagi kalian yang mau lanjut kuliah di luar negeri 😀

  1. Menentukan jurusan atau program yang akan diambil
  2. Cari informasi tentang universitas di luar negeri yang punya program tsb. Biar gampang, bisa liat di  QS World University Ranking di website itu, kita bisa cari tau tentang peringkat universitas di dunia, peringkat universitas di masing-masing negara, dan peringkat universitas berdasarkan subject atau program-nya.
  3. Lihat kurikulum, pengajar, dan alumninya. Hal-hal ini penting, karena menggambarkan kualitas dari program dan universitas tersebut.
  4. Pertimbangkan negaranya. Kenapa ini penting? Karena beda negara beda bahasa, lingkungan, musim, dan budaya. Juga, pertimbangkan kota lokasi universitas yang kalian inginkan. Karena bisanya kota-kota besar memerlukan living cost atau biaya hidup yang besar.
  5. Lihat requirements dari program yang kamu inginkan. Dokumen apa aja yang dibutuhkan? Secara general, bisa dilihat di poin selanjutnya.
  6. Bikin akun di portal. Biasanya pas kita mau daftar, di website program dari universitas itu, kita disuruh bikin akun portal di mana kita bisa meng-upload dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk daftar universitas.
  7. Siapin sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS/TOEFL. Nah, ini beda negara kadang beda permitaan. Kalo Amerika biasanya minta TOEFL. Kalo Inggris dan Australia biasanya minta IELTS. Tapi ada juga universitas yang memperbolehkan antara keduanya.
  8. Siapin GRE/GMAT/LSAT dll yang dibutuhkan. Jadi, beberapa universitas dan jurusan (terutama di Amerika) mereka minta kita buat ngumpulin nilai GRE atau GMAT. GRE biasanya sih buat jurusan yang lebih general. Kayak misalnya komunikasi, teknik, sosiologi dll. Kalo GMAT biasanya buat jurusan business and management. Kalo LSAT buat jurusan hukum.
  9. Surat rekomendasi. Biasanya sih diminta 2 surat. Boleh minta ke dosen atau ke atasan di kantor. Okay, ada hal yang penting di sini. Ada beberapa orang yang nanya ke aku, apakah surat rekomendasi minta ke rektor? atau ke kepala departemen? Jawabannya: TIDAK. Surat rekomendasi sangat dianjurkan untuk ditulis oleh dosen yang mengenal kamu. Misalnya dosen yang pernah mengajar kamu atau pembimbing skripsi. Jadi, mereka tau kamu sepeti apa selama di kampus. Kalo sama dosen yang gak kamu kanal, mending jangan. Lah, mereka aja gak tau kamu, terus mereka mau nulis apa tentang kamu? hehehe. Oh iya, beberapa universitas juga sedikit strict terhadap siapa yang menulis surat rekomendasi kamu. Misalnya dosen yang nulis surat rekomendasi kamu ini cuma sekedar dosen aja atau dia meneliti juga? dll.
  10. Essay. Ini kayak motivation letter gitu. Biasanya kita akan diminta nulis tentang kenapa mau sekolah di universitas tsb dan kenapa pilih program tsb.
  11. Transkrip. Ini biasanya kita diminta untuk ngumpulin transkrip dalam bahasa Indonesia dan Inggris (yang sudah di-translate). Kalo transkripnya udah bilingual, bisa langsung dikumpulin aja. Oh iya, waktu aku daftar New York University, mereka minta transkripku untuk disamakan dulu dengan kurikulum Amerika. Jadi aku harus ngirim transkrip ke lembaga atau institusi yang menyediakan jasa tsb (biasanya universitas ngasih tau kok lembaga atau institusi apa aja yang kerjasama mereka) baru deh lembaga tsb ngirim hasil finalnya ke universitas.
  12. Perhatikan dan liat lagi requirements lainnya yang dibutuhkan. Karena biasanya beda universitas dan program, beda requirements. Misalnya, aku dulu waktu mau daftar ke Georgetown University, aku diminta untuk bikin marketing plan. Ada lagi temenku yang diminta untuk ngirim skirpsinya.
  13. Perhatikan deadline

Note: Untuk yang mau daftar ke universitas di Amerika, siap-siap untuk mengeluarkan biaya lebih banyak. Karena biasanya ada uang pendaftaran sekitar 50 USD. Terus biaya buat ngirim transkrip ke universitas, biaya ngirim transkrip ke lembaga (buat menyamakan kurikulum), biaya untuk jasa menyamakan kurikulum, dll.

Nah, itu aja penjelasan dan tips dari aku. Semoga membantu, ya!

Good luck buat yang mau daftar dan lanjut kuliah di luar negeri ya! Semoga lancar dan diterima di universitas yang kalian inginkan! Aamiin..

Apply Visa Amerika

Apply visa ke Amerika sebenernya gampang. Interview-nya ga lama, visa-nya keluar cepet, cuma 3 hari, dan berlaku 5 tahun untuk visa turis. Tapi, dari beberapa sumber yang aku baca, karena udah banyak aksi teror dimana-mana, Presiden Trump mau memperketat proses pembuatan visa.

Jadi,  di sini, aku akan kasih tau langkah-langkah dan tips bagi kalian yang mau apply atau bikin visa Amerika.

  1. Isi form DS-160. Kalian bisa isi form-nya di website id.usembassy.gov
  2. Bayar application fee dan sign up buat interview
  3. Siapin semua document yang diperlukan. (Passport baru & lama, foto 5×5, travel itinerary, rekening koran, invitation letter dari USA, dan dokumen-dokumen lainnya yang menunjukkan kalo kalian akan kembali ke Indonesia)

Tips:

  1. Isi form DS-160 dengan benar. Jangan sampe ada informasi yang salah. Kalo ada 1 informasi aja yang salah, bisa ditolak visa kalian.
  2. Kalo mau foto buat visa, usahain foto di tempat yang emang udah biasa ngurus foto untuk visa. Kayak misalnya di Jalan Sabang. Di sana, banyak tempat studio foto untuk visa.
  3. Usahain dateng ke kedutaan Amerika jangan lebih dari 30 menit sebelum interview mulai. Soalnya ga bakalan dibolehin masuk. Nunggunya juga di luar kedutaan.
  4. Pake baju ga perlu formal banget, yang penting sopan.
  5. Bawa passport lama itu penting. Karena kalo kalian udah banyak ke negara lain, maka mereka bakal lebih percaya ngasih visa ke kalian
  6. Pas interview jangan keliatan nervous. Bawa santai aja. Jawab jujur, sesuai seperti yang ditulis di DS-160. Interview nya bukan yang duduk atau gimana-gimana. Cuma 5 menit, berdiri di depan loket.

Baru deh, kalo kalian qualified untuk dapet visa, kalian bakal dikasih kertas putih dimana ada informasi mengenai pengambilan visa.

Nanti, pas udah sampe di bandara di USA,  American costumes officers-nya bakal ada additional round of  our behind-the-scenes screening. Untuk memastikan identitas kita lagi.

Upon arrival, you are questioned by customs officers and may be screened again. ^^

Untuk lebih lengkapnya, bisa diliat persyaratannya di website-nya langsung: //id.usembassy.gov

Nah, itu dia tips dari aku untuk apply visa turis ke Amerika. Good luck guys!