Liburan ke Tiga Kota di Polandia (Warsaw, Kraków & Wrocław)

Sebelum melanjutkan liburanku ke Scandinavia, aku sempetin mampir ke Polandia selama 3 hari. Tapi, aku enggak cuma ngunjungin Warsaw aja loh, aku juga ke 2 kota lainnya. Karena, Polandia itu salah satu negara Eropa yang besar. Jadi, sayang aja kalo cuma di ibu kota-nya, hehe.

Ini dia, tempat yang wajib dikunjungi kalo kalian lagi di Warsaw:

Warsaw Old Town

Old Town merupakan bagian tertua dari ibu kota ini, dan merupakan tempat wisata paling terkenal di Warsaw. Pusat atau jantung dari tempat ini adalah Old Town Market. Dimana, terdapat banyak restoran, cafe, dan toko-toko souvenir.

Area ini dikelilingi dengan bangunan-bangunan abad pertengahan, seperti The City Walls, The Barbican dan St. John’s Cathedral.

Kota yang enggak kalah terkenal dari Warsaw adalah Kraków. Kota ini juga banyak mengundang turis untuk berkunjung.

Kraków

Main Square – merupakan pusat kota Krakow, dimana kita bisa merasakan atmosfir yang luar biasa. Jangan lupa untuk ke Cloth Hall-nya, ya. Di sana, banyak souvenir-souvenir unik yang bisa dibeli untuk pajangan di rumah atau oleh-oleh.

Wawel Castle & Cathedral – Ini salah satu tempat yang wajib dikunjungi, nih. Karena, merupakan wawasan bagi sejarah Polandia.

St. Mary’s Basilica – Ini merupakan gereja dengan gaya gothic. Lokasinya di dekat Main Market Square. Gereja ini dibangun pada abad 14 dan merupakan contoh bangunan dengan architecture gotik terbaik Polandia. Dalemnya bagus banget! Wajib lihat ke dalem ya 😀

Auschwitz & Birkenau Concentration Camps – Kalo kalian tertarik untuk mengetahui sejarah Nazi di Polandia, kalian wajib banget ke sini! Harga tiket masuknya 121.12 PLN atau sekitar Rp 465,705. Memang agak pricey, tapi, tempatnya bener-bener bagus dan dan dapat membuat kita merasakan masa-masa invasi Nazi pada Polandia.

Terakhir, kota Wrocław! Kota ini menuutku merupakan kota tercantik di Polandia.

Wrocław

Market Square tercantik di Eropa The heart of Wrocław is this medieval square (Rynek). Tidak hanya itu, alun-alun ini juga merupaka yang terbesar di Polandia dan boleh jadi salah satu yang tercantik di Eropa. Dikelilingi dengan banyaknya townhouse, cafe, dan restoran yang berwarna-warni bikin kita mau foto-foto terus!

Kota ini super colorful! – banyaknya gedung-gedung cantik yang dicat dengan warna terang, merefleksikan atmosfir kota yang muda dan kreatif. Sebagai salah satu kota paling colourful di dunia, warna-warna tersebut membuat Wrocław tetap terlihat “hidup” bahkan saat musim dingin.

Ostrow Tumski – Ostrow Tumski dalam bahasa Inggris merupakan ‘Cathedral Island’. Yup, Wrocław memiliki pulau yang didedikasikan untuk beribadah. Kalo kalian jalan ke sini saat lagi senja, mungkin kalian cukup beruntung untuk melihat lampu yang dinyalan oleh tangan, a truly magical experience!

Ostrow Tumski

Gnomes – Alasan kenapa kota ini so magical adalah karena kota ini bukan hanya dihuni oleh manusia. Tapi, seperti foto di bawah ini, kota ini juga dihuni oleh para kurcaci. Lebih dari 300 juraci tersebar di kota ini.

Ada kisah menarik dari pemukiman kurcaci  di Wrocław. Dahulu, ketika Wrocław masih dikendalikan oleh Uni Soviet, para kurcaci mulai bermunculan dan melakukan protes terhadap kondisi penindasan yang dilakukan terhadap warga Wrocław. Semenjak saat itu, kurcaci menjadi simbol kebebasan. Hunting patung-patung kurcaci di kota ini menjadi jadi pilihan untuk aktifitas di sore hari, loh. Mereka tersembunyi di seluruh kota Wrocław. See how many you can spot!

Less Touristy – Walaupun Wrocław merupakan kota terbesar di barat Polandia, enggak banyak turis yang berkunjung ke sana. Kebanyakan turis lebih sering ke Warsaw atau Kraków. Sehingga, kota ini sangat mempertahankan pesonanya dan hospitality-nya. Fewer tourists also mean better travel snaps!

 

Solo Traveling ke Praha, Republik Ceko

Praha, ibu kota Republik Ceko atau Czech Republic merupakan salah satu kota tercantik di Eropa.

Kayaknya enggak lengkap kalo liburan ke Eropa tapi enggak ke Praha, ya haha.  Aku seneng banget, setelah dua tahun, aku bisa kembali liburan ke kota ini lagi. Tahun 2014 aku pernah ke Praha untuk ikut acara Prague International Week sebagai perwakilan Indonesia. Enggak nyangka, 3 tahun kemudian bisa balik lagi 😀

Sama seperti 3 tahun lalu, aku ke Praha sendirian, atau solo traveling.

Nah, berikut ini merupakan tempat-tempat yang aku kunjungi, dan kalian wajib kunjungi kalo liburan ke Praha:

Charles Bridge

Jembatan bersejarah ini, merupakan icon dari kota Praha. Charles bride berada di atas sungai Vltava. Mulai dibangun pada tahun 1357 dan selesai dibangun pada awal abad ke 15. Serta, pembangunannya mendapatkan bantuan dari King Charles VI.

Kalo mau foto-foto, lebih enak pagi. Karena belum banyak orang. Semakin siang semakin rame. Tapi, paling bagus liat sunset dari sini. Kita bisa lihat pemadangan kota Praha yang amat sangat cantik dari Charles Birdge, diiringi alunan musik dari para musisi jalanan yang ikut meramaikan suasana kota ini.

Old Town Square

Old Town Square merupakan alun-alun bersejarah yang di kawasan kota tua Praha. Letaknya antara Wenceslas Square dan Charles Bridge. Di sana, ada banyak restoran, toko-toko kristal Bohemia, dan toko-toko souvenir.

Prague Astronomical Clock

Jam ini letaknya di Old Town Square. Jam ini memiliki tiga komponen utama, yaitu: dial astronomi, yang mewakili posisi matahari dan bulan di langit dan menampilkan berbagai rincian astronomi, ‘The Walk of the Apostles‘ dalam satu jam, jarum jam menunjukkan angka para rasul (Apostles) dan patung-patung yang bergerak.

Prague Castle

Prague Castle merupakan kantor Presiden Republik Ceko. Dulunya, kastil ini merupakan tempat kekuasaan untuk raja-raja Bohemia, kaisar suci romawi, dan presiden Cekoslovakia. Mahkota perhiasan bohemia pun juga disimpan secara tersembunyi di dalam kastil ini.

Biaya masuk kastil ini sekitar CZK 350.

Dancing House

Ini dia nih, salah satu bangunan yang menurut aku unik banget!

Golden Lane

Golden Lane merupakan jalanan kecil yang teletak di Prague Castle. Tempat ini lucuuuu banget! Jadi, tempatnya banyak toko-toko mungil warna-warni yang jual pernak-pernik lucu. Tempat ini dibangun pada abad ke 16.

Oh iya, untuk masuk ke Golden Lane harus beli tiket dulu, ya. Biayanya CZK 250.

Lennon Wall

Dulunya, tembok in hanya tembok biasa. Tapi, sejak tahun 1980, tembok ini dipenuhi dengan grafiti John Lennon dan lirik lagu-lagu the Beatles.

Nah, buat yang suka sama John Lennon, di deket tembok ini, ada John Lennon Pub.

Kalo mau coba makan makanan khas Ceko, bisa cobain Svíčková na smetaně. Semacam dupling yang diampur sama daging sapi, selai cranberries dan ada kuahnya gitu. Rasanya enak banget!

Kalo udah sampe Ceko, jangan sampe enggak ke Cesky Krumlov! Ini merupakan kota kecil di Ceko. Kotanya cantik banget! dan merupakan UNESCO World Heritage Site sejak tahun 1992.

Aku ke sana pake bus RegioJet. Ini bus andalan aku kalo jalan-jalan di Eropa. Selain murah, service-nya bagus banget! Di dalem bus, kita dapet minum kayak hot chocolate, cappuccino, dll. Terus, bisa juga nih kita nonton, dengerin musik, atau main games. Karena, disediain TV monitor dan headset. 😀

Cesky Krumlov

Nah, itu dia cerita liburanku di Praha, Republik Ceko. Aku enggak akan pernah bosen balik ke sana lagi. Still, one of the most beautiful cities in Europe!

 

Bucket List Liburan ke Vienna, Austria

Pertama kali sampai di Vienna, mataku sudah dimanjakan dengan keindahan kota ini. Vienna dikenal sebagai City of Music dan mempunyai banyak bangunan bersejarah. Ga cuma itu, dulunya, kota ini juga merupakan tempat tinggal dari composer legendaris dunia, Wolfgang Amadeus Mozart.

 

Seperti biasa, aku menginap di Airbnb selama 3 hari 2 malam. Airbnb kali ini nyaman banget. Karena kamarnya bersih, rapih, dan makanan yang disediakan host pun aku suka 😀

Sebelum jalan-jalan, aku enggak lupa buat beli tiket trasportasi umum dulu. Aku beli untuk 48 jam seharga €13.30. Hati-hati ya, guys, di Vienna polisinya sangat tertib. Jangan coba-coba sekali-kali enggak bawa tiket kendaraan umum, bisa didenda yang jumlahnya enggak sedikit.

Alright, aku akan share tempat-tempat yang aku kunjungi dan wajib kalian kunjungi kalo liburan ke Vienna!

Schönbrunn Palace

Dulunya, istana ini merupakan tempat tinggal keluarga kerajaan pada musim panas, dan merupakan salah satu tempat paling bersejarah di Austria. Tempat ini menjadi tourist attractions utama di Vienna semenjak pertengahan tahun 1950. Untuk tour-nya dibagi menjadi 2, yaitu Imperial Tour (22 ROOMS, C. 30–40 MINUTES) €14.20 dan Grand Tour (40 ROOMS, C. 50-60 MINUTES) €17.50. Di bagian belakang istana ini, terdapat taman yang indah banget! Luas halaman belakangnya pun mencapai hektaran. Berbagai bunga indah tumbuh di halaman belakang istana ini. Jadi, aku saranin, ke sini di musim semi atau musim panas. Supaya bisa lihat bunga-bunganya 🙂

 

Hofburg

Hofburg merupakan istana kerajaan yang dibangun pada abad ke 13. Istana ini dulunya diduduki oleh para penguasa dinasti Habsburg, dan merupakan istana musim dingin. Sekarang, Hofburg menjadi workplace bagi presiden Austria. Harga tiket masuknya € 13.90.

Belvedere

Belvedere merupakan bangunan bersejarah yang terletak di distrik ketiga kota Vienna. Bangunan ini terdiri dari dua istana bergaya Baroque (Belvedere atas dan bawah), orangerie, dan kandang kuda istana. Istana Belvedere atas dan bawah dipisahkan oleh sebuah taman yang dihiasi oleh air mancur, patung-patung bergaya Baroque dan bunga-bunga. Untuk harga tiket masuknya € 15.00 (Upper Belvedere) dan € 13.00 (Lower Belvedere).

 

St. Stephen’s Cathedral

St .Stephen’s Cathedral merupakan gereja katolik keuskupan agung Vienna dan merupakan tempat uskup agung Vienna, Christoph Cardinal Schönborn, OP. Arsitekturnya yang bergaya roman dan gotik, diprakarsai oleh Duke Rudolf IV  (1339–1365). Bangunan ini berdiri di atas reruntuhan dua gereja terdahulu. Selain itu, St .Stephen’s Cathedral telah menjadi saksi untuk banyak penting peristiwa dalam sejarah Habsburg dan Austria. Serta, merupakan salah satu simbol kota Vienna yang paling dikenal. Oh iya, di deket sini juga banyak cafe dan tempat belanja loh!

Kunsthistorisches Museum

Kunsthistorisches Museum merupakan museum seni terbesar di Austria. Di depan museum ini, ada taman yang ga terlalu besar, tapi cukup cantik. Kalo ke sini, jangan lupa untuk nikmatin tamannya juga ya 😀 Untuk biaya masuknya €15.00.

 

Karlskirche

Karlskirche (teresa Santo Karolus) merupakan gereja bergaya Baroque yang terletak di sisi selatan Karlsplatz, Vienna. Gereja ini dianggap sebagai salah satu mahakarya seni di kota tersebut. Karlskirche dipersembahkan untuk Santo Karolus Borromeo, salah satu tokoh kontra-reformasi pada abad ke-16.

Rathaus

Gedung ini merupakan City Hall Vienna yang terletak di Rathausplatz. Dibangun pada tahun 1872-1883 dan bergaya neo-gothic dengan rancangan Friedrich Von Schmidt. Saat ini, Rathaus menjadi kantor bagi walikota dan dewan perwalikan Vienna, serta Vienna Landtag diet.

National History Museum

Museum ini merupakan museum natural history, yang mana di dalam ya menyimpan banyak artefak, herbarium, dsb. Yang bikin aku suka banget sama museum ini, desain ruangannya bagus banget! Biaya masuk museumnya seharga € 10.00 yaa.

Vienna State Opera

Yup, ini dia tempat yang paling menggambarkan Vienna sebagai kota musik. Agak mahal sih memang, biaya masuknya. Rata-rata harga tiket setiap performance biasanya di atas € 100.00. Untuk jadwal performance dan pembelian tiket bisa lihat di sini ya: //www.vienna-concert.com

 

KunstHausWien

KunstHausWien merupakan sebuah museum seni rupa dan keramik. Museum ini terletak di Landstraße district yang merupakan satu-satunya tempat pameran dari karya-karya seniman Friedensreich Hundertwasser di dunia. Serta, memamerkan karya-karya dari seniman lainnya. KunstHausWien beroperasi sebagai private business dan tidak menerima bantuan dari pemerintah.

Lokasinya sangat unik! Di sini, kita juga bisa lihat perumahan dengan dinding warna warni.

Austrian Parliament Building

Nah, ini dia gedung parlemen Austria. Lokasinya enggak jauh dari Hofburg Palace. Jadi, tinggal jalan kaki aja 12 menit nyampe kok! 😉

Kalo mau coba makanan khas Austria, bisa coba Wiener Schnitzel. Makanan ini berupa potongan daging sapi muda dilapisi tepung roti. Rasanya enak banget!

Nah, ada beberapa tempat makan yang wajib dikunjungi nih kalo kalian ke Vienna:

Naschmarkt –> Di sini banyak banget restoran dan pedangang yang jual beragam makanan. Harganya juga terjangkau.

Nah, kalo mau sarapan, ngemil, ngopi-ngopi sambil santai bisa ke Demel, Cafe Central, atau Cafe Sacher. Mereka merupakan cafe-cafe paling terkenal di Vienna.

Kalo cafe favoritku, AIDA. Karena semuanya pink! hahaha. Ada beberapa cafe Aida di Vienna. Emang salah satu yang terkenal juga, sih.. Aku suka banget hot chocolate dan croissant-nya di sini :9

Yup, itu dia bucket list Vienna-ku. Semoga menginspirasi kalian untuk liburan ke Vienna, Austria, ya! Next, Aku akan share pengalamanku ke Republik Ceko 😀

 

Slovakia, Negara Mungil Nan Cantik.

Liburan ke Eropa, bikin aku pengen ngunjungin semua negara yang ada di sana. Bahkan, negar-negara kecilnya. Dari Hongaria, aku lanjut jalan-jalan ke Slovakia, negara kecil yang dulunya merupakan bagian dari Republik Ceko.

Sayangnya, karena ga punya banyak waktu, aku cuma sempet menghabiskan waktu selama 2 hari di ibu kota Slovakia, Bratislava. Jujur, sehari aja cukup sih, ngiterin kota ini 🙂

 

Bratislava, kota mungil nan cantik. Selama di sana, aku nginep di sebuah hotel, namanya Penzión Petit. Sesuai namanya, hotelnya kecil, tapi cukup nyaman buat yang solo traveling. Harganya juga terjangkau.

Kamar tidur di Penzion Petit

Aku ngunjungin semua tourist attractions yang ada di Bratislava dengan jalan kaki. Nah, ini enaknya di Bratislava. Hemat ongkos! hehe

Ini dia tempat-tempat menarik yang kalian bisa kunjungi dan aku telah kunjungi di Bratislava:

Bratislava Castle

Kastil ini bentuknya persegi panjang dengan empat menara besar di setiap sudutnya. Karena luas kastil dan lokasinya, bangunan ini menjadi tourist attraction yang paling terkenal dan menjadi icon kota Bratislava. Oh ya, kalo mau masuk ke dalemnya, biaya masuknya sekitar €6 per-orang.

Bratislava Castle

Pemandangan dari Kastil ini indah banget. Dari sana, kita bisa lihat juga Most SNP/The UFO Bridge.

Primate’s Palace

This is my favorite palace that I’ve ever seen in my life! Karena warnanya PINK! Hahaha. Gedung ini merupakan istana dengan arsitektur Neoclassical. Didirikan pada tahun 1778-1781. Istana ini dulunya diperuntukkan untuk ukup agung József Batthyány. Saat ini, gelding teesebut menjadi tempat bagi walikota Bratislava.

Primate’s Palace

Michael’s Gate

Michale’s Gate merupakan satu-satunya gerbang kota yang dipelihara sejak abad pertengahan dan merupakan bagian dari gedung-gedung kuno. Nah, di dekat sini, banyak restoran dan toko-toko lucu. Jangan lupa buat coba ke toko IN VIVO. Di sana, banyak juga barang-barang unik dan lucu dengan harga terjangkau. Oh iya, kalo mau nyobain cafe yang  dessertnya enak, bisa coba ke Cukráreň na Korze

Michael’s Gate

 

IN VIVO Store Bratislava

 

Cukráreň na Korze

Old Town Hall

Nah, di sini berasa banget suasana Eropanya! Di Old Town Hall, kita bisa lihat Hlavné Námestie. Yaitu, gedung-gedung cantik yang menjual souvenirs, makanan, dll. Di sana, juga ada Roland fountain, dan banyak restoran yang menjual makanan khas Slovakia seperti Bryndzove halushky dan Zemiakové placky. Jangan lupa juga buat ke Bratislava City Museum ya!

Old Town Hall Bratislava

Roland Fountain and Hlavné Námestie

Bryndzove halushky

Di daerah Old Town, juga ada patung yang terkenal banget! Man at Work – Čumil

Buat yang mau beli souvenirs, di Old Town banyak banget yang jual 🙂

Church of St. Elisabeth/Blue Church

Gereja ini dulunya disucikan untuk putri dari Andrew II, Elisabeth, yang dulunya tinggal di Pressburg Castle (pozsonyi vár). Gereja ini disebut sebagai ‘Blue Church’ karena didominasi oleh warna biru.

Blue Church Bratislava

Semoga tulisanku ini dapat menginspirasi kalian untuk liburan ke Slovakia, ya. See you on my next post!

 

Menjelajah Budapest, Hongaria

Hi!

Kali ini, aku akan share tentang pengalamanku jalan-jalan ke Central Europe! Negara pertama yang aku kunjungi adalah Hongaria.

Sebelumnya, mau berterima kasih banyak dulu kepada Emirates yang telah memberikan saya tiket gratis pulang pergi ke Eropa!

Aku sengaja pilih liburan ke Eropa bulan Mei, karena hitungannya sih, masih Spring. Tapi, ternyata panasnya udah pol!

In front of the Danube River and Hungarian Parliament Building

Di Budapest, aku nginep di Airbnb. Aku pesen yang satu rumah gitu. Jujur agak nyesel sih, karena terlalu besar dan aku orangnya penakut. hehehe. Aku prefer Airbnb sebenernya dibanding hotel. Karena jauh lebih murah dan dapet makan juga.

kamar Airbnb di Budapest

Ini dia tempat-tempat wisata yang aku kunjungi selama di Budapest:

Hungarian Parliament Building

Gedung ini merupakan salah satu landmark paling terkenal di Hongaria. Nah, gedung ini lokasinya di dekat sungai Danube. Jadi, pemandangan gedung ini indah banget. Hungarian Parliament Building juga merupakan gedung terbesar di Hongaria dan tertinggi di Budapest. Jadi, kalo kalian lagi ke Budapest, taking photo with this building is a MUST, ya! 😉

Chain Bridge

Jembatan gantung yang menghubungan antara Buda dan Pest, sisi barat dan timur Budapest, ibukota Hongaria.

Chain Bridge

Fisherman’s Bastion

Fisherman’s Bastion merupakan serambi yang bergaya neo-gothic dan neo-romanesque. Lokasinya di Buda, pada tepi sungai Danube dan di bukit benteng, di sekitar gereja Matthias. Tempat ini dirancang dan dibangun antara tahun 1895 dan tahun 1902 berdasarkan rancangan dari Frigyes Schulek. Daaan, pemandangan Hungarian Parliament Building dari sini is a PERFECT VIEW! Oh iya, masuk ke sini juga gratis, ya! (asyiik)

Fisherman’s Bastion

Fisherman’s Bastion

Buda Castle

Bukan ke Eropa namanya, kalo enggak ke kastil-kastil, hehe. Buda Castle buka dari 24 jam. Karena letaknya di bukit, jadi harus naik tram harganya HUF 800. Ya.. sekitar Rp 41.000. Tapi, pemandangannya SUPER CANTIK! Karena, dari sini, kita bisa lihat pemandangan Chain Bridge dan Hungarian Parliament Building.

Margaret Island

Pulau ini letaknya di tengah-tengah danau Danube. Sebagian besar, pulau ini diliputi oleh taman dan pulau ini merupakan tempat rekreasi yang terkenal juga! Ga perlu naik boat atau apapun untuk ke sini. Karena, ada jembatan untuk ke pulau tsb. Jalan kaki juga bisa kok! 😀

Széchenyi Baths

Hongaria terkenal dengan hot springs-nya. Nah, the best one is Széchenyi Baths! Széchenyi Baths merupakan medicinal bath terbesar di Eropa. Airnya dipasok oleh dua mata air panas, suhunya 74 celcius dan 77  celcius secara berturut-turut. Komponen dari thermal bath ini, mencakup sulfat, kalsium, magnesium,  serta, bikarbonat dan asam fluorida dan asam metaboric dalam jumlah yang cukup besar .

Biaya masuknya sekitar HUF 5100 atau seminar Rp 260.000. Ini udah termasuk locker.

Kalo mau coba makanan khas Hongaria, kalian bisa coba ke restoran Csalogány. Harganya ga terlalu mahal dan tempatnya nyaman. Kalian bisa coba Goulash, Dobos Torte, dan favoritku, Sour Cherry Soup!

 

Kadang-kadang, kita suka ga cocok sama makanan negara-negara Eropa. Kalo mau makanan yang ada nasinya, bisa coba di Wikinger Bisztró. Di sana ada gyros, hamburger, dll. Tapi, kalo menurutku, harus cobain Gyrosnya! ENAK BANGET! Harganya juga terjangkau!

gyros

 

Untuk menggunakan transportasi umum di Budapest, kalian bisa beli Budapest Travelcard. Kalian bisa pilih untuk durasi pemakaiannya. Kalo aku waktu itu beli untuk 72 Jam. Harganya HUF 4,150. Kalian bisa beli tiketnya di Metro Station-nya, ya.

Budapest travelcard

Last, karena aku suka banget makan dessert dan hungting cafe-cafe lucu, aku sempet ke The Sweet by Vintage Garden. Wah, tempatnya bagus banget dan lucu! Cafe-nya ada 2 bagian, ada yang untuk dessert dan ada restoran dengan tema vintage garden. Also, they have the best chocolate cake I’ve ever tasted!

The Sweet by Vintage Garden

The Sweet by Vintage Garden

Itu dia cerita pengalamanku liburan di Budapest, Hongaria. Selanjutnya, aku akan share pengalamanku ke Slovakia, ya! Byee!