Exploring Washington, DC

Karena sempet 2 bulan magang di KBRI Washington DC, kalo weekend aku suka jalan-jalan di sekitar DC. Kebetulan, bulan Februari 2017, setelah Harvard Conference aku juga extend ke sini. Dari New York aku naik bus Greyhound selama 5 jam.

Di DC, aku nginep di rumah temenku, mba Vicha, bareng sama Zahra juga.

Untuk menggunakan metro di DC, kita bisa pake kartu SmarTrip yang bisa dibeli di mesin-mesin yang ada di station.

So, here is the bucket list of Washington DC:

National Mall 

National Mall merupakan taman nasional. Tempatnya meliputi landmarks paling terkenal di Washington DC, seperti US Capitol building, Lincoln Memorial, dan Washington Monument.

White House

Untuk foto di depan White House sekarang sayangnya udah dikasih pager pembatas. Tapi, no worries! Bisa tetep dapet foto bagus kok, walaupu mesti rebutan juga sama turis lain :p

United State Capitol

Mandatory place to take a picture in Washington DC! Karena, bangunan ini merupakan icon-nya DC 😀

United States Capitol

Lincoln Memorial

Kalo mau foto sama patungnya Abraham Lincoln, harus dari pagi, karena kalo ngga, bakal dipenuhin turis, dan susah banget buat foto karena patungnya tinggi. Di depan Lincoln memorial, kita bisa liat pemandangan Lincoln Memorial Reflecting Pool dan Washington Monument.

Washington Monument

Bangunan ini berbentuk Obelisk. Letaknya di tengah-tengah National Mall. Monumen ini didirikan untuk mengenang Presiden Amerika Serikat yang pertama, sekaligus pemimpin Tentara Kontinental yang merebut kemerdekaan Amerika Serikat dari Inggris. Katanya, dulu presiden Soekarno terinspirasi dari monumen ini untuk membuat Monas di Jakarta.

Thomas Jefferson Memorial

Bangunan ini didedikasikan untuk Thomas Jefferson yang merupakan salah satu American Founding Father.

Goergetown

Ini merupakan tempat favorit aku di DC! Bangunannya cantik-cantik. Ada rumah-rumah, toko-toko, cafe dan sungai Potomac. Ga cuma itu, yang lebih spesial lagi, di sini ada Georgetown Cupcake!

Georgetown Cupcake

Siapa sih yang ga tau TV Series DC Cupcakes?! Nah, DC Cupcakes atau Georgetown Cupcake ini, letaknya ada di DC tepatnya di Georgetown. Cupcake-nya ENAK BANGET! Frostingnya lebut, kue nya ga terlalu manis juga. Tapi, kalo ke sini mesti siap-siap antri ya! Georgetown Cupcake ada 2 cabang di DC, satu di Georgetown dan satu lagi di Bethesda. Oh iya, kalo beruntung, kita bisa ketemu sama owner-nya loh!

Yup, itu dia bucket list Washington DC dari aku. See you in the next post!

Liburan ke New York

Basically, New York is my favorite city. Februari 2017 merupakan kali ke dua aku ke sana. Tahun 2016, aku sempet ke New York pas aku magang di Washington, DC. Pertama kali ke sana, udah amazed sama kotanya. New York jadi mandatory place to visit kalo aku ke Amerika.

Nah, setelah aku ikut Harvard Conference di Boston, aku extend ke New York berdua sama temenku, Zahra. Kami naik bus sekitar 5 jam. Oh iya, kalo di Amerika, aku biasanya pake bus Greyhound kalo mau jalan ke state lain yang ga terlalu jauh, kalo state yang agak jauh, aku biasanya naik pesawat, karena Amerika itu besar banget.

Untuk bisa menggunakan metro, kita bisa beli kartu metro di mesin yang ada di station-station.

Selama di New York, aku dan Zahra nginep di airbnb juga, karena jauh lebih murah dibanding hotel dan enaknya kita dapet di daerah Manhattan. Aku sangat sarankan untuk cari tempat nginep di daerah Manhattan, karena akan lebih mudah aksesnya buat jalan-jalan, deket juga kemana-mana.

Ini dia tempat-tempat yang aku kunjungin selama di New York, dan harus dikunjungin kalo kalian liburan ke New York:

Statue of Liberty

Patung Liberty letaknya di pulau sediri. Jadi, kalo mau ke sana, harus naik ferry. Beli tiket ferry-nya di pelabuhan. Tapi, hati-hati, biasanya ketika keluar dari station MTA, banyak banget yang nawarin tiket ferry. Jadi, mesti hati-hati banget, karena, kalo salah beli tiket, bisa naik ferry yang ga turun ke statue of Liberty nya, cuma keliling aja di sekitaran patung di atas ferry. Aku saranin beli tiket di loket di deket dermaga. Harga tiketnya $18.50. Udah dapet Statue of Liberty dan Ellis Island.

Times Square

Wajib banget dong ya, kalo ke New York, harus ke sini. View nya lebih bagus pas malem, soalnya lampu-lampu nya keliatan lebih gemerlap. Berasa banget New York nya kalo di sini!

Central Park

Park of the movies ini luas banget! Jadi, mesti kuat jalan. Overall, tempatnya sangat cantik dan nyaman buat duduk sambil nikmatin pemandangan. Tapi, sayangnya aku selalu dateng ke Central Park pas lagi winter, jadi pohonnya banyak yang botak, hahaha. Lebih bagus pas summer kalo ke sana 🙂

Central Park New York

Central Park New York

Central Park New York

Central Park New York

Empire State Building

Dari sini gedung ini, kita bisa liat pemandangan New York City. Biaya masuknya emang agak mahal,  $34. Tapi, pemandangannya worthed kok! 🙂

View from Empire State Building

Empire State Building

Rockefeller Center

Nah, di gedung ini ada yang namanya Top of  The Rock, dimana kita bisa liat pemandangan Empire State Building! Harga tiketnya mahal, $68. Tapi pemadangannya super bagus! Malah, kalo ga sempet ke Empire State, mending ke sini aja.

View from Top of The Rock

View from Top of The Rock

View from Top of The Rock

Brooklyn Birdge

Ini merupakan jembatan yang menghubungkan Manhattan dengan Brooklyn.

One World Trade Center

Gedung ini merupakan gantinya World Trade Center. Kita bisa masuk ke dalemnya untuk liat pemandangan kota New York. Harga tiket  masuknya $34.

National September 11 Memorial

Nah, tempat ini dulunya merupakan gedung WTC, terus dijadikan monumen untuk mengenang para korban-korbannya. Di pinggiran temboknya tertulis nama-nama korban pada kejadian waktu itu. Biasanya, di sini orang-orang suka berdoa dan naro bunga.

Grand Central Terminal

Ini merupakan  salah satu terminal tersibuk. Buat yang suka nonton Gossip Girl, pasti udah ga asing sama Grand Central Terminal ini, ada scene dimana Serena van der Woodsen sampe di New York. Ga cuma itu, banyak film-film lain yang shooting di sini juga.

Flatiron building

Gedungnya emang mirip setrikaan ya? hahaha. Temenku bilang lebih mirip a piece of cake 😀

Museum of Modern Art

Buat yang suka seni, MoMA bisa jadi pilihan kalo lagi di New York. Harga tiketnya $25.

United Nations Headquarters

Lokasinya di deket Grand Central terminal. Tinggal jalan 10 menit. masuknya gratis lagi 😀 Tapi, kalo mau ikuit tour di dalem gedungnya, ada biayanya.

Last, jangan lupa cobain The Halal Guys ya! Rasanya ENAK BANGET! Aku 2 kali ke New York, selalu baik lagi ke sini. Aku suka banget sama Beef Over Rice nya. Harganya juga terjangkau, sekitar $7. Kadang ngantri kadang ngga sih, jadi untung-untungan, hahaha.

Itu dia tempat-tempat yang aku kunjungin dan wajib dikunjungin kalo kalian ke New York City. Next, aku akan share pengalamanku liburan di Washington, DC!

24 Jam di Boston

Setelah conference berakhir, aku meng-explore Boston seharian.

Boston is a real college city! Lebih dari 100 college dan universitas ada di Boston, termasuk Harvard, MIT dan Northeastern University.

Selama di Boston,  aku nginep di daerah Cambridge, MA. Lokasinya deket banget sama Harvard, karena biar deket kalo berangkat conference. Aku nginep di airbnb bareng temenku, Zahra.

My airbnb neighborhood

Underground system di Boston namanya T. Untuk bisa menggunakan underground, bisa beli Charlie Ticket di mesin yang terletak di bandara atau station.

Charlie Ticket

So, basically, here are the places that I visited in Boston, and the places that you should visit if you’re in Boston.

Back Bay

Back Bay merupakan perumahan paling mahal di Boston, sama kayak Beacon Hill. Di sini pemandangan yang bagus itu dari Longfellow Bridge. Kita bisa liat pemandangan yang bagus banget! Sayangnya, aku ke sana pas winter, jadi danaunya beku. Kalo lagi summer katana cantik banget.

Back Bay, Boston

Boston Public Gardens

Taman ini aslinya cantik banget kalo lagi summer atau autumn. Sayangnya, aku ke sana lagi winter. Di taman ini ada danau kecil dan ada bebek-bebek lagi berenang. Tenang banget susasanya. A recommended place to grab a take out coffe sambil duduk dan nikmatin pemandangannya.

Boston Public Gardens

Boston Public Gardens

Boston Public Gardens

Beacon Hill

Beacon Hill lokasinya deket sama Boston Public Gardens. Beacon Hill was my favourite area in the whole of Boston. Bangunannya cantik dan klasik. Di sana, juga banyak butik dan cafe-cafe lucu.

Beacon Hill

Beacon Hill

Beacon Hill

Faneuil Hall Marketplace

Di sini banyak tempat makan, butik, dan ada musisi jalanan juga. Kalo malem cantik banget, karena banyak lampu-lampu di pohonnya,

The Old State House

Ini merupakan museum yang menceritakan sejarah Boston.

Harvard University

Kalo ke Boston ga ke Harvard, rasanya ada yang kurang, jadi wajib dong ya! haha

Harvard University

John Harvard Statue, Harvard University

The Freedom Trail

Naaah, buat yang suka belanja, bisa ke Newburry Street! Di sana banyak toko-toko brand terkenal dan butik-butik kecil.

Newburry Street

Itu dia cerita pengalamanku jalan-jalan di Boston. Next, aku akan cerita tentang petualangankun di New York! 🙂

Konferensi Internasional di Amerika

Di bulan Ferbuari 2017, aku mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia di sebuah konferensi di Amerika. Konferensi ini diselenggarakan oleh Harvard University, Harvard Project for Asians and International Relations (HPAIR) atau biasa disebut sebagai Harvard Asia Conference.

Ini merupakan pengalaman ke dua ku mengikuti HPAIR. Tahun 2016, aku sempat mengikuti HPAIR yang dilaksanakan di Hong Kong, dan tahun ini sangat beruntung dapat hadir lagi, di universitas Harvard nya langsung. Seneng banget rasanya, bisa menginjakkan kaki di University of Harvard! :’)

Johnston Gate Harvard University

Harvard University

John Harvard Statue

Harvard University

Aku selalu seneng ikut international conference, karena di sana lah ajang dimana aku sebagai generasi muda dapat menuangkan ide-ide dan berdiskusi mengenai current issues bersama dengan delegasi-delagasi dari berbagai negara di dunia. Ga cuma itu, ikut international conference juga sangat membantu kita untuk membangun network, apalagi, delegasi-delegasi yang dateng (di HPAIR) biasanya dari universitas-universitas terbaik di dunia, seperti Harvard University, Columbia University, LSE, MIT, dan sebagainya. Di sini, juga sebagai ajang kita untuk ketemu orang-orang hebat yang merupakan pembicara di konferensi tersebut.

Conference HPAIR kali ini, mengundang banyak pembicara-pembicara hebat, seperti David Steel, Executive Vice President of Samsung, Ravi Karkara, Deputy Executive Director of UN Women, Norman C.T Liu, Chairman of GE Capital Aviation Services, dan masih banyak lagi.

David Steel, Executive Vice President of Samsung

Setiap delegasi di sini juga akan dibagi per-track sesuai minat masing-masing. Karena tahun lalu aku udang ngambil track Humanitarian Affairs, tahun ini aku masuk di Health and Social Policy. Surprisingly, delegasi di track aku mayoritas adalah anak kedokteran. I think I was the only one dari background public relations. Tapi, dari track itu, aku jadi banyak belajar tentang kesehatan dan kebijakan sosial di berbagai negara yang sebelumnya belum banyak aku ketahui.

presentasi case studies

Seperti biasa, schedule pada conference kali ini ada sesi plenary, panels, dan case studies. Di sesi case studies, kita bakal dibagi jadi beberapa kelompok untuk ngerjain case, di hari terkahir kita bakal presentasi tentang solusi kita. Nah, nanti di closing ceremony bakal diumumin group yang menang dari setiap track. Hadiahnya bagus-bagus! Ada yang magang di Deloitte, Liberty Asia, dapet cell phone, dll.

Closing Ceremony HPAIR

Biasanya, acara yang paling ditunggu  semua delegasi adalah ketika international night dan entertainment night. Karena, kita bisa tampil untuk memperkenalkan budaya negara kita dan bisa liat penampilan dari negara lain juga di international night. Sedangkan pada entertainment night, kita bisa semakin mengenal delegasi lain dan bisa pake baju-baju fancy, hehe.

Nah, itu dia pengalamanku ikut international conference di Harvard University, Amerika. Yuk, mumpung masih muda, cari pengalaman dan raih prestasi  sebanyak-banyaknya! Semoga pengalamanku ini menginspirasi kalian ya, generasi muda 😀

Next, aku akan cerita liburan ku extend setelah conference di Amerika 🙂 See ya!