A very warm welcome to petite-traveller! My name is Orgea Bungawali, a 22 year old with restless feet and a desire to see the whole world, one country at a time! I created this space on the internet as a hub for people like me who want to be inspired daily to travel and live a more adventurous life everyday. On this blog I share travel tips and motivation to go abroad.

My first experience of traveling solo was when I went to Prague for an international conference and have hardly stopped travelling since!

Backpacking ke London

Summer 2016, aku mendapatkan kesempatan untuk liburan ke Inggris bersama adik-ku, dan 2 adik sepupu-ku. Destinasi pertama kami, tentu saja, London!

Kami berangkat dengan maskapai Emirates. Yup, salah satu maskapai favoritku ^^

Kami di London selama 8 hari. Di sana, kami menginap di Wisma Indonesia dan Wisma Siswa Merdeka. Jadi, per-empat hari kami pindah wisma. Kenapa kami pilih menginap di Wisma Indonesia? Karena, Wisma Indonesia itu harganya lebih murah dibanding hotel-hotel di London. Tempatnya juga nyaman, dapet sarapan, dan tentunya banyak orang Indonesia-nya. Biaya menginap permalamnya 30 Poundsterling. Biasanya sekamar bisa dapet tempat tidur tingkat, kalo liburan bareng keluarga. Wisma Indonesia ini lebih mahal dari Wisma Siswa Merdeka, makanya fasilitasnya lebih bagus, hehe.

Nah, kalo di Wisma Siswa Merdeka, ini biasanya yang nginep mahasiswa. Biaya menginap permalamnya 10 Poundsterling untuk mahasiswa. Sedangkan, untuk non-mahasiswa 12 pound sterling. Lumayan, kalo nginep di sini, banyak mahasiswa Indonesia dari Inggris, maupun dari negara lain, untuk bangun network dan pertemanan 🙂

Wisma Indonesia, London

Selama di London, kami kemana-mana pake tube. Tube itu kereta underground di London. Kalo di London, semua public transportations bisa dibayar dengan kart Oyster. Beli-nya bisa di underground station atau di toko-toko keil di sekitar London. Kalo naik public transportations, jauh lebih murah tentunya dibanding uber dan taxi. Apalagi taxi, aku ga anjurkan untuk pake. Tapi, kalo mau coba taxi classic nya London yang terkenal juga boleh ^^

Oyster card

Nah, ini dia tempat-tempat yang aku kunjungin selama di London:

London Eye

Kalo mau naik London Eye, harga tiketnya 39 poundsterling. Emang agak mahal, tapi worth it kok. Bisa liat pemandangan London dari atas. 

River Thames

Kita bisa keliling River Thames pake cruise! Harganya 32 poundsterling. Bener-bener indah pemandangannya! Recommended!

River Thames

Buckingham Palace

Di sini, kita bisa liat changing guard. Jadwal changing guard-nya bisa liat di internet atau di papan di deket istana-nya.

Buckingham Palace

Tower Bridge

Tower Bridge

West Minster Abbey

Ini dia gereja tempat pernikahannya Duchess of Cambridge dan Duke of Cambridge menikah

Big Ben

Big Ben

Abbey Road

Di Abbey Road, ada Abbey Road Studios, dulu Th Beatles pernah rekaman di sini. Nah, di depannya, ada tomboy putih yang boleh dicoret-coret. Aku juga akhirnya ikutan coreta-coret, well, nulis-nulis sih, lebih tepatnya. Tapi, jangan khawatir, dalam beberapa hari, biasanya tembok ini di cat putih lagi, kok.

Coret-coret tembok Abbey Road Studios

Daan yang paling terkenal di sini adalah Abbey Road crossing! Yup, foto bergaya nyebrang ala The beatles! hahaha

Abbey Road crossing

Abbey Road Crossing

Hyde Park

Trafalgar Square

Notting Hill

yang udah pernah nonton film-nya Julia Roberts pasti tau deh kenapa tempat ini terkenal. Bukan cuma karena film-nya mbak Julia Roberts, tapi, juga karena di sana banyak rumah warna-warni yang lucu-lucu banget!

Notting Hill

Notting Hill

Notting Hill

Piccadilly Circus

Piccadilly Circus

Oxford Street

Di sini banyak banget tempat belanja! Dijamin borong kalo ke sini :p

Sherlock Holmes Museum

Lumayan ngantri kalo mau masuk sini. Jangannlupa beli tiket-nya dulu yaa di toko merchandise. Harga tiketnya 15 poundsterling. Di sana, kita bisa liat rumahnya Sherlock Holmes di Baker Street.

Sherlock Holmes Museum

Sherlock Holmes Museum

Platform 3/4

Nah, yang fans nya Harry Potter pasti amada tau dong ini! Lokasinya di King’s Cross Station. Karena difoto dengan fotografer dan property, jadi ada biayanya, 9.50 Poundsterling. Itu juga udah termasuk hard copy dan soft copy nya. Oh iya, di sana juga ada took merchandise-nya loh 🙂

Platform 3/4

Harrods

Ini dia tempat belanja paling mahal di London! Salah satu yang termahal juga di dunia. Pusat perbelanjaan ini miliknya Mohamed Al fayed. Emang mewah banget sih, ini tempat. Barang-barang yang dijual pun merek-merek kelas wahid. Jadi, yaa kalo masih mahasiswa kayak aku, paling beli merchandise Harrods aja, hahaha. Justru, toko merchandise-nya ini yang barangnya udah terkenal banget. Lucu-lucu lagi, Harganya juga terjangkau. Pasti at least once kalian pernah liat orang pake tas dengan logo Harrods. Nah, belinya di sini nih! Cocok juga buat yang mau beli oleh-oleh.

Harrods interior

Nah, itu dia ceritaku Liburan ke London. Next, aku akan cerita tentang liburanku ke Liverpool!

Apply Visa Inggris

Apply visa turis Inggris itu, kalo menurutku sangat sulit dan ribet. Karena, form pengisian visa yang pertanyaannya super banyak, salah sedikit aja bisa ditolak visa kita. Biaya pembuatan visa pun juga mahal dibandingkan visa lainnya, sekitar 1,5 juta. Apply visa Inggris ga di kedutaan Inggris, melainkan di VFS. Semacam lembaga yang mengatur proses pembuatan visa. Beberapa negara udah pake VFS untuk pembuatan visa, yang mana VFS, menurutku, hanya mempersulit proses pembuatan visa. Dokumen yang harus dikumpulkan itu super banyak, pembuatan visa memakan waktu selama 3 minggu which is lama banget, dan mahal. Selain itu, petugas VFS di sana tidak informatif. Bukannya mereka gamau ngasih informasi, tapi memang itu peraturan dari VFS, kalo petugas VFS dilarang berbicara selain di loket, soalnya mereka pun diawasi sama managernya. Intinya, ga boleh kebanyakan ngasih informasi ke si pelamar visa.

Sebelum ke VFS, kita akan diminta untuk membuat appointment di VFS. Bikin appointment-nya langsung di website-nya //www.gov.uk/government/organisations/uk-visas-and-immigration Oh iya, hampir sema dokumen harus di-translate ke bahasa Inggris. Karena, mereka akan ngirim dokumen kita ke British Embassy di Manila. Ini dia, alezan kenapa pembuatan visa Inggris itu lama.

Berikut ini merupakan dokumen penting yang harus dikumpulkan untuk pembuatan visa turis Inggris:

  1. Form visa yang telah diisi secara online //www.gov.uk/government/organisations/uk-visas-and-immigration
  2. Passport yang masih berlaku (min 6 bulan) dan passport sebelumnya (jika ada)
  3. Uang untuk pembayaran visa (akan dibayar langsung di loket)
  4. Rekening koran (saldo minimal 60 juta) (bisa rekening koran orang tua)
  5. Surat keterangan kerja/pelajar dalam bahasa Inggris (Intinya yang menyatakan kalo kita akan balik ke Indonesia)
  6. Kartu Keluarga dalam bahasa Inggris
  7. Akta lahir dalam bahasa Inggris
  8. Bukti reservasi tiket pesawat
  9. Bukti reservasi hotel
  10. Foto tidak diperlukan. Karena, nanti kita akan difoto di VFS-nya.

Bisa dilihat langsung dokumen yang perlu dilengkapi di website-nya. Here’s the link: //www.gov.uk/government/uploads/system/uploads/attachment_data/file/549692/Visitor_Supporting_Documents_Guide_-_English_version.pdf

Berikut merupakan tips apply visa Inggris:

  1. Isi form dengan teliti dan hati-hati. Ada salah sedikit bisa ditolak.
  2. Jangan pake agen. Karena, kalo bukan kita sendiri yang ngisi form, kalo ada kesalahan bisa ditolak visanya. Usahakan ISI FORM SENDIRI.
  3. Traslate semua dokumen ke bahasa Inggris. (Kecuali rekening koran) Karena, bisa jadi kemungkinan ditolak karena dokumen dalam bahasa Indonesia.
  4. Dateng ke VFS jangan kepagian. Karena, kita baru boleh masuk, 5 menit sebelum jadwal appointment.
  5. Matikan hp sebelum masuk ke dalem VFS.
  6. Pake baju casual tapi rapih.

Setelah kita apply, kita akan mendapatkan email dari VFS sebagai notifikasi. Begitu pun setelah 3 minggu, kita akan dapet email notifikasi bahwa visa kita sudah dapat diambil.

TAPI saya sempat ditolak!

Visa Inggris ditolak. Gimana ceritanya? Jadi gini, papa-ku 10 tahun yang lalu apply visa Inggris. TAPI, yang ngiri form-nya adalah sekretarisnya. Kemudian, pada bagian pertanyaan “Do you have any dependent child?” Kemudian dia mengisi dengan jawaban “No” WADUHHHHHH. Ini dia masalahnya. Kedutaan Inggris punya sistem “throwback”. Karena aku melamar visa dengan menyatakan disponsori papa-ku, sedangkan di form visa yang dulu secara tidak sengaja tertulis tidak punya anak yang ditanggung, maka jadi-lah aku dan adik-ku ditolak visa-nya.

Ketika visa ditolak, down sudah pasti. Apalagi aku udah beli tiket pesawat (karena waktu itu lagi murah). Selain itu, kalo visa ditolak, akan memberikan noda terhadap travel history kita. Next time aku mau apply visa ke negara lain, aku harus bilang kalo udah pernah ditolak. Kalo bohong, nanti kita bisa di ban sama negara tersebut.

Tapi, untungnya kedutaan Inggris Manila tidak memberikan cap penolakan pada passport-ku. Jadi, passport ku masih suci, belum ternodai. Yaa walaupun sejarah travel nya sudah jelek.

TAPI, aku tidak menyerah!

Selama seminggu aku berusaha apply visa Inggris lagi. Aku baca baik-baik di surat penolakan alesan aku ditolak. Oke, aku langsung bikin surat pernyataan dari papa-ku yang menyatakan kekeliruannya dalam mengisi form visa pada tahun 2010, kemudian surat pernyataan dari mama-ku bahwa papa-ku keliru, dan memang beliau adalah ayah dari ke dua anaknya. Daan aku juga sertakan foto-foto keluarga dan foto-foto aku dan papa-ku dari kecil sampe gede. Sebagai bukti kalo GUE ANAK BAPAK GUE :’)

Akhirnya, karena sudah mepet dengan waktu keberangkatan, terpaksa aku dan adik-ku pake priority, which is pembuatan visa yang proses-nay cuma 3 hari. MAHAL! 3 juta lebih 🙁 Tapi yaa mau gimana lagi. Ini namanya cobaan :”(

3 hari berlalu, kemudian adik-ku datang ke VFS mengambil passport kami berdua, Daaan…. YEAY! kami dapet Visa Inggris!!! Akhirnya, jadi juga liburan ke Inggris!

Pokonya, kalo visa ditolak, pesenku, jangan menyerah! Ini cuma cobaan sementara aja. hehe

 

Semoga tulisanku tentang visa Inggris ini membantu ya! Next, aku akan cerita tentang liburan musim panas di Inggris!

Los Angeles Bucket List

Dari San Francisco, aku lanjut ke Los Angeles naik bus Greyhound. Perjalanan ditempuh sekitar 8 jam. Aku nginep di The Hotel Hollywood. Aku pilih hotel yang di daerah Hollywood, karena emang pengen puas-puasin di Hollywood.

Seneng banget waktu sampe LA, kesampean juga liburan ke Los Angeles! Aku selama di sana jalan-jalan dengan bus City Sightseeing. Sama kayak di San Francisco, harganya sekitar $60. Tapi kalo mau makan dan jalan-jalan ke tempat yang susah di-reach, aku pake uber.

So, here are my Los Angeles bucket list yang udah lunas dilakukan semuanya 😀

Hollywood Walk of Fame

Ini adalah jalan dimana kita bisa liat nama-nama artis Hollywood and other famous people yang ditulis di bintang-bintang warna pink. Di sana, juga ada Dolby Theatre, Grauman’s Chinese theatre, Madame Tussauds, dan berbagai tempat menarik lainnya. Di sana, juga banyak toko souvenir. Nah, aku saranin juga nih, buat kalian yang mau beli oleh-oleh, bisa beli di sini.

 

Grauman’s Chinese Theatre

Di sini, kita bisa tour keliling teaternya dan bisa juga nonton film di sini. Harga tiket untuk nonton di sana $20. Untuk informasi jadwal film, VIP tour, dan pembelian tiket, bisa diliat langsung di website-nya. //www.tclchinesetheatres.com

Los Angeles County Museum of Art

Museum ini buck dari jam 11 pagi-5 sore. Harga tiketnya $40. Tapi, jangan khawatir, kalo gamau masuk, bisa juga foto-foto di Urban light nya. Lebih bagus malem sih kalo menurutku. Karena bener-bener cahaya semua. Tapi, siang juga ga kalah baus kok!

Rodeo Drive

Di sini adalah tempat biasanya para artis Hollywood belanja. Tapi mahal-mahal banget. Jadi, yaa aku di sana cuma liat liat aja. haha

Beverly Hills

Ini dia perumahan artis-artis Hollywood. Sebenernya di LA, ada Celebrity homes tour. Jadi, kita keliling Beverly Hills dan Rodeo Drive. Kalo beruntung, bisa ketemu atau sekedar liat si artis!

Griffith Observatory

Ini dia nih, tempat shooting La La Land. Harga tiketnya $7. Tempatnya di bukit. Jadi, kalo kalian mau ke sana, aku saranin pake uber aja. Dari sini, juga bisa liat Hollywood sign. Tapi agak jauh.

Hollywood Sign

Kalo mau foto di deket Hollywood sign-nya, harus bawa mobil sendiri ke sana atau pergi sama orang yang udah tau spot atau angle yang bagus untuk foto di depan Hollywood sign-nya.

Santa Monica

Ini dia pantai yang terkenal di film-film. Di sana ada taman bermain, banyak yang jual makanan juga.

Third Street Promenade

Jalan ini letaknya deket pantai Santa Monica. Di sini banyak pertokoan kelas atas, restoran dan entertainment complex.

Universal Studios Hollywood

Harga tiket masuk Universal Studios Hollywood $105. Tapi, kalo mau VIP tiur juga bisa. Harga tiketnya $300. Aku waktu itu coba yang VIP tour. Dan sangat recommended kalo menurutku. Karena kita dibagi per kelompok. Nanti dikasih tour guide pribadi, dapet bingkisan, breakfast and lunch, dapet akses cepet yang ga usah antri, bisa turun ke lokasi shooting beberapa film kayak Desperate Housewives misalnya. Terus bisa juga ke tempat kostum dan make up para artis.

In and Out Burger

Ini dia burger yang bikin aku tergila-gila. Haha. Rasanya bener-bener ENAK! Nagih banget! Apalagi cheese burger-nya.  dengan $5 udah dapet minum, burger dan french fries. Kalo ke sini pasti penuh! Jadi susah dapet tempat duduk. Ngantrinya ga begitu lama sih. Harus coba kalo lagi di LA!

Sprinkles Cupcakes

Ini diaa cupcake yang terkenal dari Los Angeles! Harganya $3.50 per-cupcake. Rasanya enak banget! Lebih gede dibanding Georgetown Cupcake. Bahkan, di sini ada Cupcake ATM nya juga loh!

Oh iya, ada pengalaman menarik juga waktu di LA. Aku ketemu seorang solo traveller dari Korea Selatan, namanya Mia. Kita ketemu di Rodeo Drive. Terus, kita jalan-jalan bareng keliling LA. Seneng banget banget bisa ketemu temen baru!

Aku dan Mia 😀

Itu dia ceritaku liburanku di Los Angeles. Seneng banget bisa keliling Amerika berat magang di KBRI. Bisa ketemu temen baru juga! 😀